Denmark ikut serta dalam misi penyelamatan kemanusiaan ke Gaza lewat udara. Informasi ini disampaikan Internationalmedia.co.id mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen, kepada media publik Denmark, DR. Rasmussen mengungkapkan keputusan negara tersebut untuk berpartisipasi dalam operasi udara yang dikoordinasikan oleh Yordania dan Uni Emirat Arab. Operasi ini memanfaatkan celah waktu hingga akhir Agustus, di mana Israel masih mengizinkan akses udara.
Meskipun diakui sebagai solusi darurat dan bukan cara optimal, langkah ini diambil mengingat situasi mendesak di Gaza. Uni Emirat Arab dan Yordania sebelumnya telah meminta bantuan Denmark. Pesawat C-130 akan digunakan untuk menjatuhkan bantuan, direncanakan terbang satu atau dua kali sebelum 22 Agustus. Namun, rincian jumlah bantuan dari Denmark belum diungkapkan.

Krisis kemanusiaan di Gaza semakin mengkhawatirkan setelah 22 bulan konflik. PBB memperingatkan bahaya kelaparan, sementara organisasi internasional mengecam pembatasan distribusi bantuan oleh Israel. Langkah Denmark ini mengikuti jejak negara-negara Barat lain seperti Inggris, Prancis, dan Spanyol yang juga berkolaborasi dengan negara-negara Timur Tengah untuk mengirimkan bantuan melalui udara.

