Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Krisis energi global kian memanas setelah Iran memberlakukan blokade di Selat Hormuz, imbas dari konflik yang memanas dengan Amerika Serikat dan Israel. Awalnya, Teheran menegaskan jalur pelayaran vital ini hanya akan dibuka bagi negara-negara yang berani memutuskan hubungan diplomatik dengan Washington dan Tel Aviv. Namun, sebuah perkembangan mengejutkan muncul. Internationalmedia.co.id – News melaporkan adanya secercah harapan bagi Jepang dan Korea Selatan, dua sekutu dekat AS, untuk tetap bisa melintasi selat strategis tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pernyataannya kepada Kyodo News Jepang yang dikutip AFP, menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya tertutup. "Kami belum menutup selat tersebut. Menurut…

Read More

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengeluarkan ancaman serius terhadap Iran terkait penutupan Selat Hormuz. Dalam ultimatum terbarunya, Trump memberi waktu 48 jam kepada Teheran untuk membuka kembali jalur pelayaran krusial tersebut atau menghadapi konsekuensi mengerikan: pemadaman listrik total. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, tenggat waktu ini datang di tengah ketegangan yang memuncak di Timur Tengah. Melalui platform Truth Social miliknya, Trump dengan tegas menyatakan, "Jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz, dalam waktu 48 JAM dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, DIMULAI DENGAN YANG TERBESAR TERLEBIH DAHULU!" Ancaman ini, yang dilontarkan…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah sebuah rudal yang diyakini berasal dari Iran dilaporkan menghantam wilayah Dimona di Israel, sebuah kota yang dikenal sebagai lokasi fasilitas nuklir strategis. Insiden yang terjadi pada Sabtu (21/3) waktu setempat ini menyebabkan puluhan orang terluka dan kerusakan signifikan pada beberapa bangunan. Serangan tersebut diklaim oleh Iran sebagai aksi balasan atas agresi terhadap situs nuklir mereka. Pihak militer Israel mengonfirmasi insiden tersebut, merinci bahwa serangan rudal secara langsung mengenai sebuah struktur bangunan di Dimona, kota yang berada di gurun Negev. Laporan dari AFP pada Minggu (22/3) mengindikasikan bahwa dampak serangan tersebut…

Read More

Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan janji tegas untuk terus melancarkan serangan terhadap Iran. Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden rudal Iran yang dilaporkan menghantam area fasilitas nuklir di Israel. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden ini telah memicu respons keras dari Tel Aviv. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Minggu (22/3/2026), Netanyahu mengakui bahwa malam tersebut adalah "malam yang sangat sulit" bagi negaranya. Ia menyebut insiden dua serangan rudal langsung di wilayah selatan Israel telah menyebabkan puluhan warga terluka. "Ini adalah malam yang sangat sulit dalam pertempuran untuk masa depan kita," tegas Netanyahu, seperti dikutip…

Read More

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali memicu gelombang kontroversi. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pernyataan Netanyahu yang membandingkan figur Yesus Kristus dengan pemimpin Kekaisaran Mongol, Genghis Khan, telah menuai kecaman luas dari berbagai penjuru dunia. Pernyataan ini muncul dalam konteks pembahasan mengenai konflik yang memanas di Timur Tengah. Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis (19/3) lalu, Netanyahu secara eksplisit menyatakan, "Yesus Kristus tidak memiliki keunggulan atas Genghis Khan. Karena jika Anda cukup kuat, cukup kejam, cukup berkuasa, kejahatan akan mengalahkan kebaikan. Agresi akan mengalahkan moderasi." Ucapan ini dilontarkan saat ia berbicara tentang eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya menyusul serangan…

Read More