Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป ASEAN Beri Peringatan Keras Krisis Hormuz
Trending Indonesia

ASEAN Beri Peringatan Keras Krisis Hormuz

GunawatiBy Gunawati14-04-2026 - 03.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
ASEAN Beri Peringatan Keras Krisis Hormuz
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Blok ekonomi Asia Tenggara, ASEAN, menyuarakan keprihatinan mendalam dan mendesak Amerika Serikat (AS) serta Iran untuk segera kembali ke meja perundingan. Desakan ini bertujuan mengakhiri konflik di Timur Tengah dan memastikan kembali jalur pelayaran vital di Selat Hormuz. Pernyataan ini muncul dari pertemuan daring para menteri luar negeri dari 11 negara anggota, seperti dilaporkan Internationalmedia.co.id – News, di tengah meningkatnya ketegangan regional yang berpotensi memicu krisis energi global.

Ketergantungan besar negara-negara Asia Tenggara terhadap pasokan minyak dari Timur Tengah menjadi alasan utama di balik desakan ini. Filipina dan Malaysia, misalnya, sangat merasakan dampak penutupan efektif Selat Hormuz akibat konflik AS-Iran. Jalur maritim strategis ini, yang menjadi urat nadi ekspor minyak, kini terancam lumpuh, mengancam stabilitas ekonomi di kawasan Asia.

ASEAN Beri Peringatan Keras Krisis Hormuz
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pertemuan mendesak para menlu ASEAN ini diselenggarakan hanya beberapa jam sebelum Angkatan Laut AS dijadwalkan memulai blokade pelabuhan-pelabuhan Iran. Langkah blokade tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden AS Donald Trump, menyusul kegagalan negosiasi antara AS dan Iran di Pakistan. Trump beralasan, Iran menolak untuk menghentikan ambisinya dalam pengembangan senjata nuklir, yang memicu eskalasi ketegangan.

Dalam konsensus bersama, para menteri luar negeri ASEAN sepakat untuk mendesak kedua belah pihak, AS dan Iran, agar "melanjutkan perundingan yang akan mengarah pada pengakhiran konflik secara permanen serta terciptanya perdamaian dan stabilitas yang langgeng di kawasan itu." Mereka juga menyerukan "implementasi penuh dan efektif" dari gencatan senjata dua minggu yang sedang berlangsung, serta "pemulihan jalur transit kapal dan pesawat yang aman, tanpa hambatan, dan berkelanjutan di Selat Hormuz."

Signifikansi Selat Hormuz tak terbantahkan. Menurut data dari Badan Energi Internasional, sekitar 20 persen dari total perdagangan minyak dunia melalui laut melewati jalur ini, dengan 80 persen di antaranya ditujukan ke pasar-pasar Asia. Penutupan atau gangguan serius di selat ini berpotensi memicu krisis energi global, khususnya di benua Asia yang sangat bergantung pada pasokan tersebut.

Kekhawatiran akan dampak konflik ini telah mendorong beberapa negara anggota ASEAN untuk mengambil langkah antisipatif. Filipina, yang saat ini memegang jabatan ketua bergilir ASEAN, bulan lalu telah menerapkan sistem kerja empat hari seminggu bagi pegawai negeri sipilnya sebagai upaya penghematan bahan bakar. Sementara itu, Malaysia, Thailand, dan Vietnam mendorong kebijakan bekerja dari rumah (work from home) bagi aparatur sipil negara mereka, menunjukkan keseriusan dalam menghadapi potensi krisis energi.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Indonesia dan AS Sepakat Langkah Strategis Baru

14-04-2026 - 03.45

PBB Bersuara Keras Soal Selat Hormuz

14-04-2026 - 03.30

PM Italia Bela Paus Leo Trump Kena Semprot

14-04-2026 - 03.15

Situasi Lebanon Memanas Ribuan Korban Berjatuhan

13-04-2026 - 23.45

Hormuz Memanas Trump Beri Ultimatum Mengejutkan

13-04-2026 - 23.30

Paus Leo XIV Bikin Trump Murka

13-04-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.