Internationalmedia.co.id – Kebakaran dahsyat yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong, menyisakan cerita pilu dari para penghuninya. Banyak yang mengaku tak mendengar alarm kebakaran saat api mulai berkobar, membuat mereka harus berjuang menyelamatkan diri dan tetangga di tengah kobaran api.
Salah seorang penghuni, Suen, mengungkapkan bahwa ia dan tetangga lainnya terpaksa berkeliling dari pintu ke pintu untuk memberitahu tentang kebakaran yang terjadi. "Api menyebar begitu cepat. Saya melihat satu selang mencoba menyelamatkan beberapa bangunan, dan saya merasa itu terlalu lambat," ujarnya, menggambarkan betapa cepatnya api melalap bangunan.

Yuen, seorang warga berusia 65 tahun, menambahkan bahwa banyak lansia di lingkungan itu yang menggunakan kursi roda dan alat bantu jalan. Renovasi yang sedang berlangsung, dengan banyak jendela tertutup, diduga menjadi faktor yang membuat alarm kebakaran tak terdengar.
Veezy Chan (25), warga di area tersebut, menyaksikan dengan ngeri bagaimana api menyebar dari satu gedung ke gedung lainnya. "Saya benar-benar merasa ini sangat menakutkan. Saya menyaksikannya menyebar dari satu gedung menjadi tiga gedung, lalu empat gedung. Sungguh mengerikan," ucapnya, menggambarkan ketidakberdayaannya saat melihat api berkobar.
Kompleks Wang Fuk Court, yang terdiri dari delapan gedung dengan total 2.000 unit apartemen, kini menjadi saksi bisu tragedi. Tujuh dari delapan gedung hangus dilalap api. Otoritas setempat masih menyelidiki penyebab kebakaran, yang disebut sebagai yang terparah dalam 80 tahun terakhir.
Penyelidikan juga difokuskan pada mengapa evakuasi tidak dilakukan lebih cepat, serta peran material mudah terbakar dan perancah bambu dalam mempercepat penyebaran api. Badan antikorupsi Hong Kong turut turun tangan menyelidiki pengerjaan renovasi di kompleks apartemen tersebut.
Sekretaris Keamanan Hong Kong, Chris Tang, mengungkapkan bahwa alarm kebakaran di kompleks apartemen itu tidak berfungsi dengan baik. Penyelidikan diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu.
Konsulat Jenderal Indonesia di Hong Kong mengkonfirmasi bahwa dua WNI menjadi korban tewas dalam kebakaran tersebut, sementara dua lainnya selamat dan dalam kondisi membaik. Internationalmedia.co.id terus memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan kepada WNI yang terdampak.
