Siapa sangka? Anutin Charnvirakul, figur yang dikenal luas karena kebijakan legalisasi ganja di tahun 2022, kini resmi menjadi Perdana Menteri Thailand. Informasi ini didapat Internationalmedia.co.id dari laporan AFP, Jumat (5/9/2025). Kemenangannya diraih secara dramatis dalam pemungutan suara parlemen, dengan perolehan suara lebih dari 247 suara – mencukupi mayoritas di Majelis Nasional.
Anutin, yang memimpin Partai Bhumjaithai, mengungkapkan rasa gembiranya kepada awak media. Kemenangannya ini tak lepas dari dukungan Partai Rakyat, blok parlemen terbesar dengan 143 kursi. Namun, dukungan tersebut disertai syarat: parlemen harus dibubarkan untuk pemilihan umum baru dalam waktu empat bulan.

Perjalanan Anutin ke kursi PM terbilang unik. Ia pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri, menteri dalam negeri, dan menteri kesehatan. Namun, namanya mungkin lebih melekat pada kebijakan kontroversial, namun populer, legalisasi ganja.
Kemenangannya ini juga menjadi sorotan mengingat situasi politik Thailand yang bergejolak. Kehadiran Thaksin Shinawatra, kepala keluarga dinasti Shinawatra, yang terbang ke Dubai beberapa jam sebelum pemungutan suara, menambah bumbu drama. Thaksin menyatakan kepergiannya untuk mengunjungi teman dan berobat.
Sebelumnya, Partai Pheu Thai, dari keluarga Shinawatra, mendominasi pemerintahan. Namun, putusan Mahkamah Konstitusi yang mencopot Paetongtarn Shinawatra dari jabatan PM karena pelanggaran etika membuka jalan bagi Anutin untuk membentuk koalisi dan menggeser Pheu Thai. Kini, taipan konstruksi ini memimpin Thailand menuju babak baru yang penuh tantangan.

