Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Ancaman Balas Dendam Iran: AS dan Israel Harus Bertanggung Jawab
Trending Indonesia

Ancaman Balas Dendam Iran: AS dan Israel Harus Bertanggung Jawab

GunawatiBy Gunawati23-06-2025 - 03.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Ancaman Balas Dendam Iran: AS dan Israel Harus Bertanggung Jawab
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran dipastikan akan berbuntut panjang. Internationalmedia.co.id melaporkan, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan bahwa negaranya berhak membela diri dan Amerika Serikat (AS) harus menanggung konsekuensi atas tindakannya. Pernyataan keras ini disampaikan Baghaei menanggapi serangan yang dilakukan AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran.

Baghaei, dalam pernyataan yang dikutip internationalmedia.co.id dari CNN, Minggu (22/6/2025), mengatakan Iran menilai AS dan Israel telah mengkhianati diplomasi. Ia menekankan bahwa kedua negara tersebut tak lagi berhak berbicara tentang diplomasi. "Tidak seorang pun tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tetapi yang pasti adalah bahwa tanggung jawab atas konsekuensi perang ini harus ditanggung oleh Amerika Serikat dan Israel," tegasnya.

Ancaman Balas Dendam Iran: AS dan Israel Harus Bertanggung Jawab
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meskipun menolak untuk merinci langkah balasan Iran, Baghaei menegaskan hak Iran untuk membela diri. "Iran berhak untuk menggunakan haknya untuk membela diri, dan kami pasti akan melakukan itu," ujarnya. Ia juga menyebut ancaman serangan lebih lanjut dari Presiden AS Donald Trump sebagai bentuk perundungan global dan memperingatkan bahwa tindakan AS dan Israel telah menempatkan kawasan tersebut dalam situasi yang sangat berbahaya.

Baghaei, yang pernah bertugas di misi PBB Iran di New York (2006-2010), menekankan bahwa Iran telah berupaya maksimal untuk berdiplomasi dan mengedepankan perdamaian. Namun, ia menambahkan, "Sejarah tidak akan memaafkan apa yang dilakukan oleh pemerintah AS." Pernyataan ini mengisyaratkan potensi eskalasi konflik di masa mendatang. Iran, menurut Baghaei, selama ini hanya menargetkan fasilitas militer dan keamanan Israel sebagai respon atas tindakan yang dilakukan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Api Berkobar di Teluk Iran Klaim Hantam Kapal AS

05-03-2026 - 16.00

Iran Lanjutkan Serangan Meski Rudal Dihantam NATO

05-03-2026 - 12.45

Rudal Iran Nyaris Masuk Turki Ankara Beri Pesan Tegas

05-03-2026 - 12.30

Dalang Pembunuhan Trump Tewas

05-03-2026 - 12.15

Fakta Mengejutkan Serangan Iran

05-03-2026 - 12.00

Misteri Ledakan Kapal Minyak Kuwait

05-03-2026 - 10.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.