Internationalmedia.co.id, Moskow menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berisi 20 poin rencana untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza. Kremlin berharap rencana ini dapat membawa perdamaian yang berkelanjutan di Timur Tengah.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengungkapkan kepada awak media bahwa Rusia menyambut baik setiap upaya yang dilakukan Presiden Trump untuk mengakhiri tragedi yang sedang berlangsung di Gaza. "Rusia selalu mendukung dan menyambut baik segala upaya Presiden Trump yang bertujuan untuk mengakhiri tragedi yang sedang berlangsung ini," ujarnya seperti dilansir AFP.

Rencana perdamaian yang diajukan Trump mencakup sejumlah poin krusial, termasuk tuntutan pelucutan senjata Hamas dan reformasi Otoritas Palestina. Selain itu, Israel diminta untuk menghentikan serangan terhadap Qatar, yang selama ini berperan sebagai mediator dalam konflik tersebut.
Lebih lanjut, rencana tersebut juga menggarisbawahi rencana ekonomi untuk memacu pertumbuhan di Gaza, jaminan keamanan yang akan dijaga oleh AS dan negara-negara regional, serta kesempatan bagi warga yang meninggalkan Gaza untuk kembali. Dilansir DW, warga Gaza yang merupakan mantan anggota Hamas diberi pilihan untuk tetap tinggal dan berpartisipasi dalam rencana baru ini, atau diberikan jalan aman untuk pindah ke negara lain.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga dituntut untuk segera menghentikan operasi militer setelah kesepakatan tercapai dan menyerahkan wilayah yang telah direbut. Israel juga harus berjanji untuk tidak menduduki atau mencaplok wilayah Gaza. Rencana ini juga menjamin kelancaran masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza tanpa hambatan dari pihak manapun.
