Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Ada Apa di Balik Kunjungan Lavrov ke China
Trending Indonesia

Ada Apa di Balik Kunjungan Lavrov ke China

GunawatiBy Gunawati15-04-2026 - 10.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Ada Apa di Balik Kunjungan Lavrov ke China
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beijing kembali menjadi pusat perhatian diplomatik global hari ini. Presiden China Xi Jinping secara langsung menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, sebuah pertemuan yang disorot luas oleh Internationalmedia.co.id – News. Kunjungan ini menandai kelanjutan serangkaian pertemuan penting Xi Jinping dengan para pemimpin dunia di tengah gejolak geopolitik.

Agenda utama pertemuan tersebut mencakup diskusi mendalam mengenai konflik yang berkecamuk di Timur Tengah dan situasi di Ukraina, serta upaya penguatan kerja sama bilateral antara kedua negara. Kunjungan Lavrov ini, yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, menambah daftar panjang pertemuan penting Xi Jinping dalam pekan ini. Sebelumnya, Xi telah menyambut sejumlah pemimpin dunia lainnya, termasuk Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dan pemimpin Vietnam To Lam, yang semuanya memiliki kepentingan langsung atau tidak langsung terhadap gejolak global.

Ada Apa di Balik Kunjungan Lavrov ke China
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pertemuan antara Lavrov dan Xi Jinping di Balai Besar Rakyat Beijing ini berlangsung sehari setelah Lavrov melontarkan kritik tajam terhadap upaya-upaya yang ia sebut bertujuan untuk ‘membendung’ Rusia dan China. Dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, Lavrov secara tersirat menyindir Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya. Ia menuduh mereka berupaya "membongkar kerja sama regional dengan menciptakan struktur berbasis blok berformat kecil yang bertujuan untuk membendung Republik Rakyat Tiongkok dan Federasi Rusia," seperti dikutip dari kantor berita negara Rusia RIA Novosti.

Hubungan antara China dan Rusia memang telah lama terjalin erat, baik secara ekonomi maupun politik. Kemitraan strategis ini semakin menguat secara signifikan sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, menjadikan kedua negara sebagai poros penting dalam dinamika geopolitik global saat ini.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Babak Baru Hubungan Vietnam Vatikan

15-04-2026 - 10.45

Langkah Berani Pakistan Jet Tempur Mendarat di Saudi

15-04-2026 - 10.30

Bocah Sembilan Tahun Terjebak Bertahun-tahun

15-04-2026 - 10.00

Jalur Laut Vital Terancam Pungutan Iran PBB Bereaksi Keras

15-04-2026 - 07.45

Washington Saksi Sejarah Timur Tengah

15-04-2026 - 07.30

Unggahan AI Trump Mirip Yesus Gegerkan Dunia Maya

15-04-2026 - 07.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.