Internationalmedia.co.id – Suasana pemilihan Wali Kota New York semakin memanas dengan munculnya desakan dari politisi Partai Republik agar kewarganegaraan Zohran Mamdani, kandidat dari Partai Demokrat, diselidiki. Dua anggota DPR AS, Randy Fine dan Andy Ogles, yang dikenal sebagai loyalis mantan Presiden Donald Trump, menyerukan Departemen Kehakiman AS untuk turun tangan.
Fine bahkan secara terbuka menyatakan perlunya meninjau proses kewarganegaraan Mamdani dan mendeportasinya jika ditemukan adanya pelanggaran. Pernyataan ini dilontarkan di tengah kekhawatiran sebagian pihak terhadap "musuh di dalam negeri" yang dianggap ingin menghancurkan negara.

Mamdani, yang berpotensi menjadi Wali Kota Muslim pertama di New York, menanggapi tuduhan tersebut dengan kritik tajam. Ia menuding Partai Republik hanya menawarkan "kekejaman dan hukuman" di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi rakyat Amerika.
Selain itu, Mamdani juga mengecam rivalnya, Andrew Cuomo, yang didukung Trump, atas pernyataan kontroversial yang mengaitkannya dengan serangan teroris 9/11. Mamdani menilai islamofobia masih menjadi masalah endemik dalam politik AS dan banyak yang enggan mengakui Muslim sebagai bagian dari New York. Persaingan menuju kursi Wali Kota New York semakin sengit menjelang pemilihan yang akan digelar pada 4 November mendatang.
