Internationalmedia.co.id – Sebuah aksi perampokan menggemparkan Museum Louvre di Paris, Prancis. Empat orang yang diduga sebagai pelaku kini menjadi buruan pihak kepolisian Prancis setelah berhasil membawa kabur delapan perhiasan bernilai sejarah tinggi.
Menurut keterangan Jaksa Agung Paris, Laure Beccau, para pelaku yang mengenakan topeng melancarkan aksinya pada hari Minggu lalu. Mereka melarikan diri menggunakan skuter setelah berhasil menggasak perhiasan berharga dari dalam museum.

Modus operandi yang digunakan terbilang nekat. Para pencuri mengancam penjaga museum dengan gerinda sudut untuk membobol etalase kaca tempat perhiasan dipajang. Diduga, komplotan ini menggunakan truk yang dilengkapi tangga elektrik untuk masuk ke museum melalui jendela yang mereka pecahkan.
Alarm museum sempat berbunyi saat kejadian, namun pihak berwenang masih menyelidiki apakah alarm tersebut terdengar oleh para penjaga. Jaksa menduga bahwa aksi perampokan ini dilakukan oleh kelompok kriminal terorganisir. Motifnya bisa jadi atas pesanan tertentu atau untuk tujuan pencucian uang.
Saat ini, sekitar 60 penyidik dikerahkan untuk menangani kasus ini. Rompi kuning yang diduga digunakan oleh salah satu pelaku telah ditemukan. Jaksa Beccau optimis bahwa barang-barang curian tersebut akan segera ditemukan kembali dalam beberapa hari mendatang.
