Internationalmedia.co.id melaporkan, Kanada mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui jalur udara. Aksi ini dilakukan seiring rencana Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, untuk mengakui negara Palestina pada September mendatang. Pesawat Hercules CC-130J milik Angkatan Bersenjata Kanada diterbangkan pada Minggu lalu, mengangkut bantuan vital bagi warga Gaza yang tengah menderita.
Langkah ini, menurut laporan internationalmedia.co.id, diiringi kecaman keras dari Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Kanada terhadap pembatasan akses bantuan kemanusiaan oleh Israel. Keduanya menyebut tindakan Israel tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional. Pernyataan bersama kedua menteri tersebut menekankan kesulitan pengiriman bantuan melalui jalur darat akibat pembatasan yang ketat.

Pengiriman bantuan ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Carney pekan lalu. Ia menyatakan bahwa Kanada akan bergabung dengan negara-negara seperti Prancis dan Inggris dalam mengakui kenegaraan Palestina di PBB bulan September. Carney menunjuk memburuknya situasi di Gaza, termasuk kelaparan massal, sebagai alasan utama keputusan tersebut. Pernyataan ini telah menuai kecaman dari Israel dan Amerika Serikat.
Meskipun demikian, Kanada menegaskan komitmennya pada solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi antara Israel dan Palestina. Pemerintah Kanada menyatakan akan terus bekerja sama dengan negara-negara lain untuk mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut. Angkatan Bersenjata Kanada juga menyatakan kesiapannya untuk melakukan operasi kemanusiaan tambahan jika diperlukan.

