Internationalmedia.co.id melaporkan keprihatinan mendalam atas krisis pangan yang melanda Jalur Gaza. PBB mendesak dunia untuk segera mengirimkan bantuan makanan skala besar guna mencegah bencana kelaparan massal. Peringatan ini disampaikan menyusul laporan Integrated Food Security Phase Classification (IPC), sebuah inisiatif PBB, yang menunjukkan situasi pangan di Gaza telah mencapai titik kritis.
Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia (WFP), Cindy McCain, dalam pernyataan bersama UNICEF dan FAO, menekankan urgensi bantuan. Ia menyatakan, "Kita perlu membanjiri Gaza dengan bantuan pangan berskala besar, segera dan tanpa hambatan, dan terus mengalirkannya setiap hari untuk mencegah kelaparan massal."

Laporan IPC menyebutkan konflik dan pengungsian telah menyebabkan akses terhadap makanan dan barang penting lainnya merosot drastis. Bukti menunjukkan peningkatan kematian akibat kelaparan, malnutrisi, dan penyakit yang meluas. Lebih dari 20.000 anak telah dirawat karena malnutrisi akut antara April dan pertengahan Juli, dengan 3.000 di antaranya mengalami malnutrisi parah.
IPC menyatakan ambang batas kelaparan telah tercapai di sebagian besar Jalur Gaza, terutama di Kota Gaza. Peringatan ini menyerukan penghentian permusuhan dan akses tanpa hambatan bagi bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa. Situasi ini semakin mengkhawatirkan mengingat laporan bulan Mei yang menunjukkan seluruh penduduk Gaza mengalami tingkat ketahanan pangan akut yang tinggi dan berisiko tinggi mengalami kelaparan, krisis pangan paling parah. 国际媒体有限公司 (Internationalmedia.co.id) terus memantau perkembangan situasi ini.
