Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Tragedi Gaza: Blokade Israel Picu Krisis Kematian Massal
Trending Indonesia

Tragedi Gaza: Blokade Israel Picu Krisis Kematian Massal

GunawatiBy Gunawati14-07-2025 - 04.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Tragedi Gaza: Blokade Israel Picu Krisis Kematian Massal
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bencana kemanusiaan tengah melanda Gaza. Internationalmedia.co.id melaporkan, Israel terus melancarkan serangan brutal, tak hanya menarget warga sipil, tetapi juga infrastruktur vital seperti titik distribusi air bersih dan pasokan makanan. Akibatnya, krisis kemanusiaan semakin memburuk dan mengancam nyawa jutaan penduduk Gaza.

Data dari Kantor Media Pemerintah Gaza yang dilansir Anadolu Agency, Minggu (13/7/2025), menyebutkan angka kematian yang mengerikan. Setidaknya 67 anak telah meninggal dunia akibat kelaparan sejak Oktober 2023, seiring blokade total Israel yang memasuki hari ke-103. Angka ini diprediksi terus meningkat mengingat lebih dari 650.000 anak di bawah usia 5 tahun di Gaza mengalami malnutrisi parah akibat pembatasan akses makanan dan obat-obatan. "Kelaparan kini membunuh apa yang tidak dibunuh oleh bom," tegas kantor tersebut.

Tragedi Gaza: Blokade Israel Picu Krisis Kematian Massal
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih dari 1,25 juta penduduk Gaza menderita kelaparan parah, sementara 96% populasinya, termasuk lebih dari 1 juta anak-anak, mengalami kerawanan pangan akut. Kantor Media Pemerintah Gaza secara tegas menyatakan Israel bertanggung jawab atas "kampanye kelaparan yang sistematis dan terorganisir" dan meminta pertanggungjawaban internasional atas dukungan atau diamnya mereka terhadap tragedi ini. "Intervensi internasional segera bukanlah pilihan, ini masalah hidup atau mati," serunya.

Serangan udara Israel pada Minggu dini hari menambah derita penduduk Gaza. Sebanyak 27 warga Palestina tewas, termasuk enam orang di dekat titik distribusi air, menurut data Badan Pertahanan Sipil Gaza yang dilansir AFP. Mahmud Bassal, juru bicara pertahanan sipil, menyebutkan serangan-serangan tersebut menghantam berbagai lokasi, termasuk rumah keluarga di dekat kamp pengungsi Nuseirat yang menewaskan 10 orang. Serangan juga menyasar titik distribusi air minum, mengakibatkan enam korban jiwa.

Situasi semakin memprihatinkan. UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, memperingatkan konsekuensi kesehatan yang mengerikan akibat blokade dan kekurangan air bersih. "Tidak ada sabun, tidak ada air bersih. Anak-anak di Gaza tidak dapat dimandikan dengan benar," ungkap UNRWA dalam pernyataan resminya. Kondisi ini, ditambah dengan tempat penampungan yang penuh sesak dan cuaca panas, berpotensi menimbulkan bencana kesehatan. Dunia internasional harus segera bertindak sebelum Gaza menjadi kuburan massal.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Turki Gempar Sekolah Berubah Medan Perang

16-04-2026 - 23.45

Presiden Brasil Bela Iran

16-04-2026 - 23.30

Trump Kejutkan Dunia Gencatan Senjata Israel Lebanon

16-04-2026 - 23.15

Jembatan Kunci Lebanon Runtuh Puluhan Ribu Terisolasi

16-04-2026 - 23.00

Nyawa Penolong Melayang di Lebanon

16-04-2026 - 21.45

Remaja 14 Tahun Gemparkan Turki

16-04-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.