Internationalmedia.co.id melaporkan serangkaian peristiwa internasional yang mengguncang dunia hari ini, Kamis (10/7/2025). Perang dagang antara Amerika Serikat dan Brasil memanas, sementara konflik di Jalur Gaza memasuki babak baru yang menegangkan.
Presiden AS Donald Trump menjatuhkan tarif 50% pada produk-produk Brasil, memicu reaksi keras dari Presiden Luiz Inacio Lula da Silva. Dalam surat balasannya, Lula mengancam akan membalas tindakan Trump yang dianggapnya sebagai serangan ekonomi. Trump sendiri mengecam persidangan mantan Presiden Jair Bolsonaro, sekutunya, sebagai "aib internasional". Perseteruan ini semakin memperkeruh hubungan kedua negara.

Di sisi lain, konflik di Jalur Gaza semakin kompleks. Kelompok Hamas menyatakan kesiapan untuk membebaskan 10 sandera Israel sebagai bagian dari negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung di Qatar. Namun, seorang pejabat senior Israel menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata kemungkinan baru akan tercapai dalam satu hingga dua minggu mendatang. Situasi ini semakin diperparah dengan serangan udara Israel yang menewaskan sedikitnya 23 warga sipil Gaza, termasuk 8 anak-anak.
Sementara itu, di Laut Merah, kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan yang menenggelamkan kapal kargo berbendera Liberia. Serangan ini menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai dua lainnya. Insiden ini terjadi setelah periode tenang beberapa bulan terakhir, dan kembali meningkatkan kekhawatiran akan keamanan pelayaran di perairan strategis tersebut.
Di tengah gejolak internasional ini, Malaysia merayakan ulang tahun ke-100 mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyampaikan ucapan selamat dan doa untuk kesehatan serta kesejahteraan Mahathir. Ucapan tersebut menjadi catatan manis di tengah berbagai peristiwa menegangkan yang terjadi di dunia. Situasi internasional yang penuh dinamika ini terus menjadi sorotan dunia.
