Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Israel Siap Gempur di Tengah Perundingan Sensitif
Trending Indonesia

Israel Siap Gempur di Tengah Perundingan Sensitif

GunawatiBy Gunawati16-04-2026 - 03.45Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Israel Siap Gempur di Tengah Perundingan Sensitif
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Di tengah upaya diplomatik yang bergejolak antara Amerika Serikat dan Iran, Israel justru mengumumkan persetujuan rencana untuk melancarkan serangan lanjutan terhadap Lebanon dan Iran. Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, seperti dilaporkan Internationalmedia.co.id – News pada Rabu (15/4/2026).

Zamir mengungkapkan bahwa Israel, berkolaborasi dengan Amerika Serikat, sebelumnya telah melancarkan serangan "keras" yang berhasil melumpuhkan dan melemahkan kemampuan pertahanan Iran. Ia menekankan pentingnya mencegah Teheran mencapai kemajuan dalam program nuklirnya, menguasai Selat Hormuz, serta isu-isu strategis lainnya yang kini menjadi sorotan global. "Kita tidak boleh membiarkan mereka meraih pencapaian apa pun dalam masalah-masalah krusial ini," tegas Zamir, mengutip laporan Aljazeera.

Israel Siap Gempur di Tengah Perundingan Sensitif
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dengan nada penuh keyakinan, Zamir menyatakan bahwa militer Israel memiliki kapabilitas untuk menghancurkan Lebanon dan Iran. Ia bahkan mengisyaratkan akan segera meluncurkan "serangan dahsyat" yang dirancang untuk mengacaukan stabilitas kedua negara tersebut. "Kami memahami betul bagaimana cara mengacaukan mereka demi serangan dahsyat yang akan segera terjadi," pungkasnya.

Terkait situasi di Lebanon, Zamir mengonfirmasi bahwa operasi militer Israel di wilayah selatan negara itu terus berlangsung. Ia mengklaim pasukan Israel telah berhasil "merebut dan membersihkan area-area penting" serta menyingkirkan ancaman yang membahayakan permukiman di wilayah utara Israel.

Kontras dengan retorika militer Israel, Amerika Serikat dan Iran justru tengah menjajaki kemungkinan untuk kembali duduk di meja perundingan. Islamabad, Pakistan, disebut-sebut sebagai lokasi potensial untuk putaran dialog pekan ini. Presiden AS Donald Trump, dalam pernyataannya, mengisyaratkan bahwa "sesuatu yang signifikan mungkin akan terjadi dalam dua hari ke depan" terkait negosiasi tersebut.

Berbicara kepada seorang reporter New York Post di Islamabad, Trump mendesak untuk "tetap berada di sana, sungguh, karena sesuatu mungkin terjadi dalam dua hari ke depan, dan kami lebih cenderung untuk pergi ke sana." Ia menambahkan, "Itu lebih mungkin terjadi, Anda tahu kenapa? Karena sang marsekal lapangan melakukan pekerjaan yang luar biasa." Pujian tersebut secara spesifik ditujukan kepada Marsekal Lapangan Pakistan, Jenderal Asim Munir, yang disebut Trump sebagai sosok "fantastis."

Meskipun Jenewa sempat muncul sebagai alternatif lokasi perundingan, Trump dengan tegas menolak gagasan tersebut. "Mengapa kita harus pergi ke negara yang tidak ada hubungannya dengan hal ini?" tanyanya retoris. Mengenai delegasi AS, Trump enggan mengungkapkan siapa yang akan memimpin putaran negosiasi berikutnya. Sebelumnya, Wakil Presiden JD Vance telah memimpin delegasi AS dalam perundingan di Pakistan akhir pekan lalu, meskipun pertemuan tersebut berakhir tanpa kesepakatan.

Lebih lanjut, Presiden Trump menegaskan ketidaksetujuannya terhadap usulan penghentian pengayaan uranium Iran selama 20 tahun, sebuah poin yang kabarnya diajukan oleh negosiator AS. "Saya telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," ujar Trump kepada New York Post. "Oleh karena itu, saya tidak menyukai (jangka waktu) 20 tahun itu."

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Misi Rahasia Netanyahu Terungkap

16-04-2026 - 03.30

Hungaria Kacau PM Baru Ancam Lengserkan Presiden

16-04-2026 - 03.15

Terobosan Penting Pakistan

16-04-2026 - 03.00

Ancaman Trump Iran Syarat Berat Muncul

15-04-2026 - 23.45

Perundingan Sengit Iran AS Berakhir Buntu

15-04-2026 - 23.30

Trump Ungkap Janji Xi Jinping Soal Iran

15-04-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.