Ledakan hebat mengguncang kota Roma, Italia. Internationalmedia.co.id melaporkan peristiwa ini berdasarkan keterangan dari berbagai sumber. Insiden yang terjadi Jumat pagi sekitar pukul 08.20 waktu setempat tersebut, mengakibatkan 45 orang terluka, dua di antaranya kritis. Ledakan yang dahsyat ini bahkan terasa hingga ke berbagai penjuru kota, membuat warga panik dan mengira terjadi bom.
Wali Kota Roma, Roberto Gualtieri, mengungkapkan ledakan bermula dari kebakaran akibat kebocoran gas saat pengisian bahan bakar di sebuah pom bensin di kawasan Prenestino, pinggiran timur Roma. Lokasi kejadian dekat dengan pusat olahraga yang turut mengalami kerusakan parah. Saksi mata, Michele Secu (23), yang bekerja di pusat olahraga tersebut, menuturkan betapa dahsyatnya ledakan itu. "Ledakannya sangat kuat. Saya merasakan kulit saya terbakar," ujarnya, menggambarkan kepanikan saat menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

Petugas layanan darurat, termasuk 21 petugas pemadam kebakaran dan 12 polisi, turut menjadi korban. Dua korban laki-laki mengalami luka bakar serius, salah satunya mencapai 55 persen. Direktur regional pemadam kebakaran Lazion, Ennio Aquilino, menjelaskan ledakan disebabkan oleh BLEVE (Boiling Liquid Expanding Vapor Explosion) dari gas alam cair. Fenomena ini terjadi akibat penguapan cepat cairan bertekanan tinggi ketika wadahnya pecah.
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyampaikan belasungkawa dan memuji respon cepat tim penyelamat yang mencegah jatuhnya korban jiwa lebih banyak. Meskipun kepolisian Roma belum merilis pernyataan resmi mengenai penyebab pasti ledakan, peristiwa ini menyisakan keprihatinan dan pertanyaan besar terkait keamanan instalasi gas di kota Roma. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian ini.
