Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Negosiasi Gaza: Peran Mengejutkan Iran Terungkap
Trending Indonesia

Rahasia Negosiasi Gaza: Peran Mengejutkan Iran Terungkap

GunawatiBy Gunawati11-06-2025 - 12.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Negosiasi Gaza: Peran Mengejutkan Iran Terungkap
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pengakuan mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Internationalmedia.co.id melaporkan, Trump mengungkapkan keterlibatan Iran dalam negosiasi pembebasan sandera dan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza. Pernyataan ini disampaikan Trump di Gedung Putih beberapa waktu lalu.

"Gaza saat ini tengah berada di tengah negosiasi besar-besaran antara kami, Hamas, dan Israel. Iran ternyata terlibat, dan kita akan lihat apa yang terjadi selanjutnya," ujar Trump kepada wartawan. Sayangnya, Trump tak memberikan detail lebih lanjut mengenai peran Iran dalam negosiasi sensitif ini. Gedung Putih sendiri belum memberikan tanggapan atas permintaan klarifikasi. Begitu pula kantor misi Iran untuk PBB di New York yang hingga kini masih bungkam.

Rahasia Negosiasi Gaza: Peran Mengejutkan Iran Terungkap
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Amerika Serikat telah mengajukan proposal gencatan senjata selama 60 hari. Israel menyatakan setuju, namun Hamas menolaknya. Proposal tersebut menawarkan pembebasan 28 sandera Israel (hidup dan mati) pada minggu pertama, sebagai imbalan atas pembebasan 1.236 tahanan Palestina dan penyerahan jenazah 180 warga Palestina.

Di sisi lain, AS dan Iran juga tengah bernegosiasi terpisah terkait program nuklir Teheran. Iran mendesak AS memberikan jaminan pencabutan sanksi, sebuah tuntutan yang disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, di tengah perundingan nuklir yang alot. "Kami ingin jaminan bahwa sanksi-sanksi itu dicabut secara efektif," tegas Baqaei. Pernyataan ini muncul sehari setelah laporan PBB menunjukkan peningkatan produksi uranium yang diperkaya oleh Iran hingga 60 persen, mendekati level yang dibutuhkan untuk senjata atom. Utusan AS untuk perundingan nuklir, Steve Witkoff, sebelumnya menegaskan penolakan AS terhadap aktivitas pengayaan uranium Iran. Sementara itu, Iran bersikukuh akan terus melakukan pengayaan uranium, dengan atau tanpa kesepakatan. Misteri peran Iran dalam konflik Gaza ini pun semakin mengundang pertanyaan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Drama Pagi di Gedung Putih AS

11-03-2026 - 23.30

Mojtaba Khamenei Dikabarkan Cedera Iran Buka Suara

11-03-2026 - 23.15

AS Minta Warga Tinggalkan Hormuz Ancaman Serangan Baru

11-03-2026 - 23.00

Gedung Putih Geger Mobil Tabrak Barikade Pengemudi Ditahan

11-03-2026 - 21.45

Iran Tegas Demonstran Dianggap Musuh

11-03-2026 - 21.30

Kengerian Bus Swiss Mengguncang Fribourg

11-03-2026 - 21.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.