Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Serangan Israel di Beirut: Ancaman Perang Baru?
Trending Indonesia

Serangan Israel di Beirut: Ancaman Perang Baru?

GunawatiBy Gunawati06-06-2025 - 15.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Serangan Israel di Beirut: Ancaman Perang Baru?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan pernyataan keras Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang mengancam akan terus menyerang Lebanon hingga kelompok Hizbullah dilucutkan senjatanya. Pernyataan ini menyusul serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, sehari sebelum Idul Adha. Katz menegaskan, tidak akan ada kedamaian di Beirut tanpa jaminan keamanan bagi Israel. Ia menekankan bahwa kesepakatan harus dihormati, dan jika tidak, serangan akan terus berlanjut dengan kekuatan besar.

Pernyataan Katz merupakan respons langsung atas kecaman Presiden Lebanon, Joseph Aoun, yang menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran gencatan senjata November lalu. Aoun menganggap serangan tersebut sebagai bukti penolakan Israel terhadap perdamaian. Serangan yang menargetkan gedung yang diduga digunakan Hizbullah untuk memproduksi pesawat nirawak ini, menurut keterangan militer Israel, telah diprediksikan sebelumnya melalui peringatan kepada warga di empat kawasan di Dahiyeh agar mengungsi. Ribuan warga pun mengungsi, menciptakan kemacetan parah.

Serangan Israel di Beirut: Ancaman Perang Baru?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Serangan jelang Idul Adha ini menimbulkan kepanikan dan kecaman internasional. Kantor Koordinator PBB untuk Lebanon menyebut serangan tersebut menimbulkan ketakutan baru di tengah perayaan hari raya keagamaan tersebut. Sebelum gencatan senjata yang ditengahi AS dan Prancis, Israel dan Hizbullah terlibat konflik berkepanjangan. Dalam kesepakatan gencatan senjata tersebut, Lebanon berkomitmen untuk melucuti Hizbullah, yang sebelumnya memiliki persenjataan yang lebih besar daripada negara itu sendiri. Kini, ancaman baru kembali muncul, membayangi perdamaian yang rapuh di Lebanon. Apakah ini pertanda dimulainya konflik baru? Situasi di Lebanon masih sangat mencekam.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Misteri Ledakan Baghdad Kedubes AS Jadi Target

18-03-2026 - 12.00

Trump Sebut NATO Bodoh Selat Hormuz Membara

18-03-2026 - 10.45

Dendam Berdarah Iran Guncang Jantung Israel

18-03-2026 - 10.15

Kematian Mengejutkan Tangan Kanan Pemimpin Iran

18-03-2026 - 07.00

Irak Memanas Milisi Beri Peringatan Keras

18-03-2026 - 03.30

Eropa Kompak Tolak Trump Selat Hormuz

18-03-2026 - 03.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.