Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Sekolah Jadi Kuburan: 20 Nyawa Melayang di Gaza
Trending Indonesia

Sekolah Jadi Kuburan: 20 Nyawa Melayang di Gaza

GunawatiBy Gunawati27-05-2025 - 09.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Sekolah Jadi Kuburan: 20 Nyawa Melayang di Gaza
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Serangan brutal Israel kembali memakan korban. Internationalmedia.co.id melaporkan, sedikitnya 20 orang tewas dalam serangan yang terjadi Senin (26/5) di sebuah sekolah di Gaza yang menjadi tempat berlindung ratusan pengungsi. Jumlah korban jiwa ini meningkat dari laporan awal yang menyebutkan 13 orang tewas.

Mahmud Bassal, juru bicara pertahanan sipil Gaza, menyatakan kepada AFP bahwa sebagian besar korban adalah anak-anak. Lebih dari 60 orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang digambarkannya sebagai pembantaian mengerikan. Serangan tersebut terjadi di Sekolah Fahmi Al-Jarjawi, di lingkungan Al-Daraj, Kota Gaza.

Sekolah Jadi Kuburan: 20 Nyawa Melayang di Gaza
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pihak militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan militan Hamas dan Jihad Islam yang beroperasi di dalam bangunan sekolah tersebut. Mereka menyebut lokasi itu sebagai pusat komando dan kendali kelompok tersebut. Pernyataan ini menuai kecaman internasional mengingat sekolah tersebut menjadi tempat berlindung bagi warga sipil yang mengungsi.

Sehari sebelumnya, serangan Israel lainnya telah menewaskan 22 orang dan melukai puluhan lainnya di Gaza. Israel sendiri telah mengerahkan puluhan ribu pasukan cadangan dalam upaya yang mereka sebut sebagai upaya untuk "mengalahkan Hamas".

Reaksi internasional pun beragam. Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang selama ini dikenal sebagai pendukung kuat Israel, menyatakan keinginannya untuk mengakhiri konflik secepatnya. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, menyerukan embargo senjata terhadap Israel dan bantuan kemanusiaan tanpa syarat untuk Gaza. Ia menyebut situasi di Gaza sebagai "luka terbuka" bagi kemanusiaan. Para pemimpin dunia lainnya yang berkumpul di Madrid juga menyerukan diakhirinya konflik yang mereka sebut "tidak manusiawi" dan "tidak masuk akal". Organisasi kemanusiaan sendiri menyatakan bahwa bantuan yang diberikan saat ini masih jauh dari cukup untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang terjadi.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Minyak Dunia Melonjak Respons Trump Mengejutkan

10-03-2026 - 03.30

Klaim Israel Mengguncang Lebanon Nyawa Melayang

10-03-2026 - 03.00

Energi dan Air Jadi Medan Perang Baru

09-03-2026 - 23.45

Riyadh Kirim Peringatan Keras Teheran Terancam Rugi Besar

09-03-2026 - 23.30

Armada Pengebom AS Mendarat di Inggris Siap Gempur

09-03-2026 - 23.15

Geger Tepi Barat Empat Nyawa Melayang

09-03-2026 - 23.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.