Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Reaksi Keras Hamas atas Gagasan Trump: Gaza Bukan untuk Dijual
Trending Indonesia

Reaksi Keras Hamas atas Gagasan Trump: Gaza Bukan untuk Dijual

GunawatiBy Gunawati17-05-2025 - 04.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Reaksi Keras Hamas atas Gagasan Trump: Gaza Bukan untuk Dijual
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan serangkaian berita internasional yang menghebohkan. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang ingin mengubah Gaza menjadi "zona kebebasan" menuai kecaman keras dari Hamas. Kelompok tersebut menegaskan bahwa Jalur Gaza merupakan bagian tak terpisahkan dari tanah Palestina dan sama sekali tidak untuk dijual. Pernyataan ini disampaikan oleh pejabat senior Hamas, Basem Naim, menanggapi rencana kontroversial Trump tersebut.

Tragedi kemanusiaan juga terjadi di Jalur Gaza. Serangan Israel dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 120 warga sipil. Tim penyelamat Palestina terus bekerja keras di tengah puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan tersebut. Warga Gaza berharap perang yang telah berkecamuk sejak Oktober 2023 segera berakhir.

Reaksi Keras Hamas atas Gagasan Trump: Gaza Bukan untuk Dijual
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di tengah konflik Ukraina-Rusia, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mendesak agar Presiden Vladimir Putin bertanggung jawab atas penundaan perundingan damai. Starmer menilai taktik Putin yang menunda-nunda perundingan sembari terus melancarkan serangan di Ukraina adalah tindakan yang tidak dapat diterima. Perundingan langsung yang dijadwalkan di Turki pun berlangsung tanpa kehadiran Putin, menurunkan harapan akan tercapainya kesepakatan damai.

Di sisi lain, mantan Direktur FBI, James Comey, tengah diselidiki atas dugaan ancaman pembunuhan terhadap Presiden Trump melalui postingan media sosialnya. Postingan tersebut berisi kode angka yang diduga merujuk pada ancaman tersebut. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, turut angkat bicara terkait kasus ini.

Perundingan antara Ukraina dan Rusia di Istanbul, Turki, juga berlangsung dengan sedikit harapan. Ketidakhadiran Putin dan delegasi tingkat rendah dari Rusia membuat Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pesimis akan tercapainya kesepakatan. Pertemuan ini menjadi perundingan langsung pertama antara kedua negara sejak tahun 2022.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Batas Nuklir Lenyap Dunia Berubah

03-02-2026 - 16.30

Rencana Rahasia Ukraina Barat Terbongkar

03-02-2026 - 16.15

Misteri Api Raksasa di Jantung Teheran

03-02-2026 - 16.00

Perintah Mengejutkan Presiden Iran

03-02-2026 - 12.45

Misteri Kain Ka’bah di Kediaman Epstein Terbongkar

03-02-2026 - 12.30

Keluarga Clinton Akhirnya Bersaksi Skandal Epstein Memanas

03-02-2026 - 12.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.