Sebuah insiden maritim menggemparkan perairan Laut Jawa. Kapal Virgo Transport 8, yang mengangkut 243 jiwa dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, dilaporkan hilang kontak dan kini ditemukan dalam kondisi terbalik. Data awal yang diterima Internationalmedia.co.id – News menyebutkan enam orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian intensif.
Kapal nahas tersebut terakhir kali terdeteksi sekitar pukul 02.05 WITA sebelum kontak terputus. Posisi terakhir Kapal Virgo diperkirakan berada di sekitar Pulau Masalembu, sekitar 86 mil laut (NM) dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin atau 80 NM dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, sebuah lokasi yang membutuhkan waktu sekitar lima jam perjalanan dari dermaga tersebut.

Kondisi kapal terungkap melalui rekaman video patroli udara yang diterima internationalmedia.co.id. Dalam potret udara yang dirilis oleh Humas Polri, terlihat jelas Kapal Virgo Transport 8 sudah dalam posisi terbalik dan nyaris tenggelam di tengah lautan, mengindikasikan parahnya insiden yang terjadi.
Tim gabungan, dipimpin oleh Basarnas, segera melancarkan operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran. Upaya evakuasi dilakukan dengan bantuan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk KM Haida, MT Mauhan, dan TB TCP, serta KM Cahaya Bahari.
Hingga laporan terkini, sebanyak 153 penumpang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sementara satu penumpang mengalami cedera berat. Rincian korban yang dievakuasi oleh masing-masing kapal penyelamat adalah sebagai berikut:
- Kapal TB TCP: 1 orang selamat, 5 orang meninggal dunia.
- Kapal TB Mauhan: 14 orang selamat, 1 orang cedera berat, 1 orang meninggal dunia.
- Kapal MV Haida: 69 orang selamat.
- Kapal KM Cahaya Bahari: 62 orang selamat.
Pencarian terhadap puluhan penumpang lainnya yang masih hilang terus dilakukan tanpa henti. Pihak berwenang berjanji akan mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk menemukan korban dan mengungkap penyebab pasti insiden tragis ini.
