Internationalmedia.co.id – News – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengintensifkan pengerahan personel dan berbagai fasilitas pendukung guna melacak keberadaan lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak. Mereka terakhir diketahui berada di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat menjalankan tugas peliputan. Upaya pencarian ini dilakukan secara terkoordinasi erat dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk memastikan efektivitas maksimal.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menegaskan komitmen institusinya dalam operasi pencarian ini. "Polri, bersama Basarnas, serta seluruh elemen terkait, terus berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian rekan-rekan jurnalis yang terputus kontaknya saat menjalankan misi peliputan. Sinergi dan kolaborasi antarberbagai unsur menjadi kunci utama dalam upaya ini, tanpa mengabaikan faktor keselamatan personel di lapangan," ujar Irjen Johnny di Jakarta, Rabu (9/9).

Menurut keterangan yang disampaikan Irjen Johnny, rombongan jurnalis tersebut memulai perjalanan dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB, menggunakan sebuah speedboat. Kontak terakhir dengan mereka tercatat pada pukul 14.42 WIB, sebelum sinyal komunikasi benar-benar terputus sekitar pukul 15.04 WIB di hari yang sama.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Polri melalui Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Banten segera berkoordinasi dengan Basarnas untuk melancarkan operasi pencarian di area terakhir terdeteksinya speedboat. Berbagai sarana dikerahkan, termasuk Kapal Basarnas, RIB 02 Banten, serta perlengkapan SAR lainnya.
AKBP Lis Handayana, selaku Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan kolaborasi intensif antara Basarnas, Ditpolair Polda Banten, Mabes Polri, dan sejumlah pihak terkait lainnya. Ia menambahkan, proses pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 22.31 WIB dan telah dilanjutkan kembali pada hari berikutnya. "Dengan kapal Basarnas bersama unsur gabungan dari Direktorat Polair Polda Banten dan Mabes, kami melaksanakan kegiatan pencarian hingga pukul 22.31 WIB. Untuk sementara waktu, pencarian dihentikan dan akan kami lanjutkan kembali besok hari," terang Lis.
Data awal dari Basarnas mengindikasikan bahwa total delapan individu berada di dalam speedboat nahas tersebut. Empat di antaranya telah teridentifikasi sebagai jurnalis profesional: M. Bagus Khoirunnas dari kantor berita Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, dan Daus dari Anadolu. Sementara itu, identitas empat individu lainnya masih dalam tahap verifikasi dan pendataan oleh tim di lapangan.
