Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah rampung membersihkan seluruh area vital dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Namun, di tengah upaya pemulihan ini, sejumlah jadwal penerbangan masih mengalami penundaan atau pembatalan, memicu pertanyaan mengenai kapan operasional bandara akan kembali normal sepenuhnya.
Yudistiawan, Assistant Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menjelaskan bahwa pembersihan dilakukan secara berkala dan menyeluruh. "Kami secara periodik telah melakukan pembersihan debu baik di runway, taxiway, maupun apron, termasuk memastikan kesiapan alat-alat pendukung keselamatan penerbangan lainnya," ungkap Yudistiawan saat dihubungi pada Selasa. Ini dilakukan untuk menjamin seluruh infrastruktur penerbangan bebas dari sisa-sisa abu.

Yudistiawan menambahkan, proses pemulihan operasional bandara sangat mengedepankan aspek keselamatan. "Sebelum dioperasikan, prinsip utama dunia penerbangan adalah mengutamakan keselamatan. Oleh karena itu, ada prosedur ketat yang telah dijalankan baik oleh pihak bandara maupun maskapai," tegasnya. Prosedur ini memastikan tidak ada lagi partikel abu vulkanik yang dapat membahayakan penerbangan, sehingga penumpang dapat merasa aman dan nyaman.
Meskipun demikian, operasional Bandara Soekarno-Hatta belum sepenuhnya kembali normal. Sejumlah jadwal penerbangan masih tercatat mengalami pembatalan dan penundaan. Yudistiawan menjelaskan, hal ini bukan lagi karena abu vulkanik, melainkan dampak lanjutan yang memerlukan penataan ulang. "Ini berkaitan dengan rotasi pesawat, kesiapan kru, dan faktor-faktor logistik lainnya yang perlu disesuaikan kembali oleh maskapai," jelasnya, mengindikasikan bahwa maskapai membutuhkan waktu untuk mengatur ulang jadwal penerbangan mereka.
Pihak bandara berharap penataan jadwal penerbangan oleh maskapai dapat segera rampung. Yudistiawan optimis bahwa kondisi operasional bandara dan jadwal penerbangan akan membaik dalam waktu dekat. "Semoga besok sudah lebih baik lagi dan operasional dapat kembali normal sepenuhnya," pungkasnya, memberikan harapan bagi para penumpang yang terdampak.
