Gangguan serius melanda layanan distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Depok, membuat ribuan pelanggan PT Tirta Asasta Depok harus menghadapi kekeringan sementara. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, penyebab utama insiden ini adalah kendala teknis pada kabel power di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Citayam, yang mengakibatkan penghentian total pasokan air di sepuluh area terdampak.
Menurut keterangan Sekretaris PDAM PT Tirta Asasta Depok, Haryadi, kepada internationalmedia.co.id pada Rabu (2/8/2026), gangguan kelistrikan di fasilitas produksi Citayam ini telah berlangsung sejak Selasa sore. "Iya kami lagi ada trouble kelistrikan di produksi Citayam. (Sejak) Kemarin sore," ungkap Haryadi. Sepuluh wilayah yang merasakan dampak langsung meliputi Citayam, Grand Depok City (GDC), Beji, Pancoran Mas, Cipayung, Sawangan, Limo, Cinere, Sukmajaya, dan Cilodong.

Saat ini, tim teknis PDAM tengah berpacu dengan waktu untuk melakukan penggantian kabel power yang rusak. Haryadi menjelaskan, setelah IPA Citayam kembali beroperasi normal, proses pengaliran air ke pelanggan akan dilakukan secara bertahap. Estimasi waktu normalisasi pengaliran bervariasi; pelanggan di lokasi terdekat diperkirakan akan mendapatkan pasokan air kembali dalam waktu sekitar 3 jam, sementara bagi mereka yang berada di wilayah terjauh, prosesnya bisa memakan waktu hingga 6 jam.
Manajemen PDAM PT Tirta Asasta Depok menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh gangguan ini. "Kami memahami bahwa gangguan ini telah berdampak pada aktivitas dan kebutuhan sehari-hari pelanggan," tutur Haryadi. Ia menambahkan bahwa seluruh tim terus berupaya maksimal agar pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin dan distribusi air dapat kembali normal secara bertahap. "Terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan kepercayaan pelanggan kepada Tirta Asasta," pungkasnya.
