Internationalmedia.co.id – News – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung penanganan pascabencana gempa. Dalam sebuah rapat koordinasi yang berlangsung di Nagekeo, Rabu, ia menerima laporan mengejutkan dari Gubernur NTT Melkiades Laka Lena mengenai praktik rentenir yang menagih korban gempa di tengah situasi sulit. Respons Prabowo sontak menarik perhatian: ia meminta para rentenir tersebut untuk menghadapnya.
Gubernur Melkiades mengungkapkan bahwa tidak sedikit warganya di daerah terdampak gempa terpaksa meminjam dana dari pihak yang menyamarkan diri sebagai koperasi, namun sejatinya adalah rentenir. "Ini banyak sekali di NTT ini orang-orang pinjamnya itu selain perbankan juga di koperasi-koperasi," jelas Melki. Ia menambahkan bahwa dirinya mendapat kabar ada beberapa "koperasi harian" yang sudah mulai mengejar para korban gempa untuk menagih pembayaran utang. "Nah, ini kan banyak juga kan koperasi yang itu kan memang merentenir," imbuhnya, menyoroti praktik yang merugikan masyarakat di tengah bencana. Situasi ini tentu menambah beban mental dan finansial bagi para korban yang sedang berjuang memulihkan diri.

Mendengar keluhan yang disampaikan Gubernur, Prabowo menunjukkan empati dan memberikan respons yang mengundang tawa hadirin dalam rapat. Dengan senyum khasnya, ia menyatakan, "Ya, nanti, suruh (rentenir) menghadap saya mintanya. Itu rentenir-rentenir suruh menghadap. Nanti aku yang…"
Namun, Prabowo kemudian menambahkan syarat penting dengan nada yang lebih serius. Sebelum menghadap dirinya, para rentenir tersebut harus terlebih dahulu berhadapan dengan Kapolda NTT dan Pangdam Udayana. "Tapi sebelum menghadap saya, menghadap Kapolda (NTT), Pangdam (Udayana), ya," tegasnya, yang disambut "Siap, siap" dari Gubernur Melki seraya tertawa, menandakan keseriusan di balik respons humoris tersebut.
Kunjungan Prabowo ke NTT hari itu memang difokuskan pada penanganan pascagempa. Setelah memimpin rapat koordinasi dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga, ia dijadwalkan menemui warga di posko pengungsian untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan mendengar langsung aspirasi masyarakat.
Sejumlah pejabat tinggi turut mendampingi kunjungan Prabowo di Nagekeo, antara lain Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mendagri Tito Karnavian, Menteri PU Dody Hanggodo, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Kapolri Jenderal Sigit Prabowo. Kehadiran para petinggi negara ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani dampak bencana dan melindungi warga dari praktik-praktik yang merugikan.
