Hari ini, Rabu (26/8/2026), menjadi momen penting bagi pengembangan transportasi publik Jakarta dengan diresmikannya layanan Lintas Rel Terpadu (LRT) rute Kelapa Gading-Manggarai. Namun, perayaan ini turut membawa penyesuaian signifikan pada arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Internationalmedia.co.id – News mengabarkan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna memastikan kelancaran acara peresmian.
Acara peresmian LRT yang menghubungkan dua titik strategis ini dijadwalkan berlangsung antara pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Dishub DKI Jakarta memberlakukan pengaturan lalu lintas yang bersifat situasional, khususnya di sekitar area peresmian.

Pengaturan lalu lintas ini akan berlaku mulai pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB. Meskipun bersifat situasional, warga yang biasa melintas di Jalan Minangkabau Timur dan sekitarnya diimbau untuk memperhatikan perubahan rute yang telah disiapkan oleh pihak berwenang.
Bagi pengendara dari arah Selatan, tepatnya dari kawasan Tebet, yang hendak menuju Timur (Proklamasi), rute normal melalui Jalan Minangkabau Timur akan dialihkan. Pengendara disarankan untuk melalui Jalan Minangkabau Barat, kemudian berlanjut ke Jalan Sultan Agung sisi selatan, melakukan putar balik di U-Turn Pasar Rumput, lalu mengambil Jalan Sultan Agung sisi utara sebelum akhirnya masuk ke Jalan Tambak dan seterusnya.
Sementara itu, arus lalu lintas dari Barat (Dukuh Atas) yang bertujuan ke Selatan (Tebet) atau Timur (Proklamasi) akan diarahkan melalui Jalan Galunggung, dilanjutkan ke Jalan Sultan Agung, dan kemudian masuk ke Jalan Tambak. Untuk tujuan Proklamasi, pengendara dapat langsung lurus, sedangkan untuk menuju Tebet, putar balik dapat dilakukan di depan RSIA Tambak.
Pengendara dari Timur (Proklamasi) yang ingin menuju Barat (Dukuh Atas) akan melewati Jalan Tambak, berlanjut ke Jalan Dr. Saharjo, putar balik di depan Toba Tabo, kembali ke Jalan Saharjo, kemudian masuk ke Jalan Minangkabau Barat, Jalan Sultan Agung, dan seterusnya.
Untuk tamu undangan yang hadir dalam acara peresmian, area parkir telah disediakan di bagian belakang Pasaraya Manggarai, guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar lokasi utama.
Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai membentang sepanjang sekitar 12,2 kilometer, melayani total 11 stasiun. Stasiun Manggarai, khususnya, diproyeksikan menjadi hub transportasi terpadu yang krusial, mengintegrasikan layanan dengan TransJakarta, KRL Commuter Line, dan Kereta Api Bandara, menawarkan kemudahan mobilitas bagi warga Jakarta. Layanan LRT ini dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada tanggal 26 Agustus 2026, dengan jam operasional yang luas, yakni dari pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB setiap harinya, siap melayani kebutuhan perjalanan masyarakat.
