Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (23/8), menyisakan duka mendalam bagi masyarakat dan kerugian signifikan. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal telah menyampaikan dugaan sementara terkait pemicu insiden ini, meskipun penyelidikan mendalam masih terus berlangsung. Ia mengindikasikan bahwa masalah kelistrikan mungkin menjadi biang keladi di balik musibah yang menghanguskan rumah-rumah adat tersebut.
"Kemungkinan ada yang terkait dengan elektriknya, dengan listrik yang ada, aliran listrik yang ada di situ," ujar Lalu Muhamad Iqbal saat ditemui di JCC, Jakarta. Setelah memastikan penanganan korban dan 70 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak, prioritas utama kini beralih pada upaya restorasi. Gubernur menekankan pentingnya mengembalikan kejayaan Kampung Adat Sade yang merupakan situs bersejarah.

Proses pemulihan ini, lanjut Lalu, tidak akan mengorbankan nilai sejarah dan keaslian kampung. Sebaliknya, restorasi akan dilakukan secara cermat untuk mengembalikan kondisi seperti semula, sebuah proses yang diperkirakan akan menelan biaya tidak sedikit. "Nggak (akan menghilangkan nilai sejarah), justru itu nanti pasti prosesnya akan sangat mahal karena kita harus memastikan bahwa itu dibangun kembali seperti, namanya juga restorasi, kembali seperti semula," tegasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polda NTB dan Polres Lombok Tengah telah bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kapolres Lombok Tengah Kombes Hariyanto mengonfirmasi bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat dipastikan. Garis polisi telah terpasang di lokasi untuk mengamankan area dan mendukung proses investigasi.
"Sampai sekarang belum. Nanti menunggu hasil dari tim ini ya," kata Kombes Hariyanto kepada internationalmedia.co.id saat meninjau lokasi kejadian. Ia menambahkan bahwa tim gabungan, termasuk dukungan dari Bali, telah diminta untuk memperkuat penyelidikan. Sejak malam kejadian, sekitar 100 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah telah diterjunkan untuk membantu evakuasi dan pengamanan di sekitar lokasi.
Sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati HM Nursiah, juga turut meninjau langsung lokasi kejadian untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal. Komitmen untuk mengembalikan Kampung Adat Sade ke wujud aslinya menjadi fokus utama di tengah upaya mengungkap misteri di balik insiden tragis ini.
