Internationalmedia.co.id – News – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, baru-baru ini meninjau langsung peternakan ayam petelur modern milik PT Banyuasin Mukut Inti di Kabupaten Banyuasin. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memastikan ketersediaan stok telur yang mencukupi di Sumatera Selatan. Fokus utamanya adalah mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tanpa sedikit pun mengganggu pasokan telur bagi kebutuhan rumah tangga masyarakat umum.
Dalam peninjauan tersebut, Herman Deru mengapresiasi kapasitas produksi peternakan yang terbilang besar. Ia menjelaskan, fasilitas modern ini mampu menghasilkan telur antara 16 hingga 20 ton setiap harinya. Dengan angka produksi yang signifikan ini, pemerintah daerah optimis kebutuhan telur untuk Program MBG dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sekaligus menjaga stabilitas harga dan pasokan bagi konsumen.

"Dengan melimpahnya stok telur yang dihasilkan dari kandang modern ini, yang mencapai 16 sampai 20 ton per hari, ketersediaan telur untuk Program MBG dipastikan tidak akan mengganggu kebutuhan rumah tangga lainnya," tegas Herman Deru dalam keterangannya. Ia menambahkan, PT Banyuasin Mukut Inti merupakan salah satu produsen telur terbesar di Sumsel, memegang peranan krusial dalam memperkuat ketahanan pangan regional, khususnya komoditas telur.
Pengembangan peternakan berskala besar ini, lanjut Herman Deru, telah mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah sejak beberapa tahun silam. Bahkan, pada tahun 2022, ia secara langsung meresmikan pabrik/peternakan ayam petelur PT Banyuasin Mukut Inti. "Ini adalah salah satu pabrik ayam petelur kebanggaan Sumsel. Kita resmikan pada tahun 2022 dan hari ini kita saksikan sendiri perkembangannya, produksinya sungguh luar biasa," ujarnya.
Gubernur Deru berharap agar peternakan modern ini terus dikembangkan. Harapannya, tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga semakin memperkuat dukungan terhadap berbagai inisiatif pemerintah, termasuk Program MBG yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Ia juga menyoroti dampak positif pengembangan peternakan skala besar ini terhadap perekonomian daerah, terutama melalui penciptaan lapangan kerja baru dan penguatan rantai pasok pangan di seluruh Sumatera Selatan.
Turut mendampingi dalam peninjauan penting tersebut adalah Anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva serta pemilik peternakan, Awi.
