Unggahan seorang anak pejabat di Gayo Lues, Aceh, yang memamerkan gaya hidup mewah di media sosial, termasuk liburan ke berbagai negara dan pembelian bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah besar menggunakan jeriken, sontak menjadi perbincangan hangat. Internationalmedia.co.id – News mencatat, sang ayah, Nevirizal, yang menjabat sebagai Asisten I Setdakab Gayo Lues, telah menyampaikan permohonan maaf terbuka terkait insiden ini.
Dalam konten yang tersebar luas, anak Nevirizal secara gamblang menunjukkan berbagai momen liburan mewah, mulai dari kunjungan ke Korea Selatan, Bangkok, hingga perjalanan ke benua Eropa. Tak hanya itu, ia juga membagikan tangkapan layar percakapan grup keluarga yang mengindikasikan rencana pembelian kendaraan baru. Unggahan lain yang tak kalah menyita perhatian adalah foto deretan jeriken berisi BBM yang tersusun rapi di sebuah ruangan, bersebelahan dengan mobil berwarna hitam.

Sontak, unggahan tersebut memicu gelombang kritik dari warganet. Banyak yang menyayangkan pameran kemewahan ini, mengingat kondisi Kabupaten Gayo Lues yang saat itu masih dalam proses pemulihan pascabencana. Merespons kegaduhan ini, Nevirizal menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. "Saya mohon maaf kepada pemerintah dan masyarakat yang tersakiti. Ini memang ketidaksengajaan anak kami, mungkin karena pemikirannya belum sampai ke situ," jelas Nevirizal.
Lebih lanjut, Nevirizal memberikan klarifikasi bahwa konten yang viral tersebut sejatinya merupakan dokumentasi dari kejadian setahun silam. Ia menjelaskan bahwa perjalanan ke Korea Selatan yang dipamerkan anaknya terjadi pada pertengahan tahun lalu, di mana istri dan anaknya mendampingi anggota keluarga untuk menjalani pengobatan mata. Hal ini mengindikasikan bahwa unggahan tersebut bukanlah kejadian yang baru saja terjadi, melainkan kilas balik yang diunggah kembali ke media sosial.
