Internationalmedia.co.id – News – Mojokerto digegerkan oleh sebuah insiden tak terduga yang terjadi saat pawai sound horeg Pakis Wetan Carnival pada Minggu malam. Seorang ibu dan balitanya menjadi korban setelah tertimpa speaker middle dari salah satu truk sound system yang tengah berparade. Balita berusia tiga tahun tersebut bahkan harus menjalani operasi akibat luka yang dideritanya.
Insiden nahas ini menimpa Chelsea Amelia Putri (19) dan balitanya, AAP (3), warga Desa Tawar, Gondang, Mojokerto. Keduanya sedang asyik mengikuti kirab budaya yang dimeriahkan oleh sembilan grup sound horeg ketika dua speaker middle dari perangkat sound horeg ‘La Morena’ tiba-tiba terjatuh dari posisi paling atas truk. Salah satu speaker tersebut langsung menimpa Chelsea dan sang balita.

Menurut Ketua Panitia Pakis Wetan Carnival, Inul, luka yang dialami Chelsea tidak terlalu serius. "Ibunya luka di kepala, tidak serius, sudah di-rontgen juga tidak apa-apa," terang Inul, seperti dikutip dari internationalmedia.co.id.
Sementara itu, kondisi sang balita, AAP, sempat mengkhawatirkan. Kapolsek Trowulan Kompol Suwiji mengonfirmasi bahwa AAP harus menjalani operasi pada jari kelingking kaki kanannya akibat tertimpa speaker tersebut. "Jadi operasi jari kelingking kaki kanan. Kejatuhan middle sound," jelas Kompol Suwiji.
Saat ini, baik Chelsea maupun AAP masih menjalani perawatan intensif di RS Dian Husada, Sooko, Mojokerto. Inul menambahkan bahwa kondisi AAP sudah menunjukkan perbaikan signifikan dan diharapkan dapat segera pulang pada sore hari ini. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam setiap acara keramaian, terutama yang melibatkan peralatan besar seperti sound system.
