Insiden eskalator yang mendadak berhenti di Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Perumda Pasar Jaya, selaku pengelola, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kejadian yang sempat menimbulkan kekhawatiran, terutama setelah terlihat seorang pengunjung terjatuh. Internationalmedia.co.id – News
Dalam keterangan resminya akhir pekan lalu, Perumda Pasar Jaya secara tegas membantah adanya kerusakan mesin atau kegagalan fungsi peralatan sebagai penyebab insiden. Menurut mereka, berhentinya eskalator adalah hasil dari aktifnya sistem pengaman otomatis yang dirancang untuk bekerja sesuai standar keselamatan. Pihak Pasar Jaya juga mengklaim bahwa tidak ada korban luka serius dalam kejadian tersebut.

Hasil pemeriksaan teknis di lapangan oleh Pasar Jaya menunjukkan bahwa eskalator beroperasi normal sebelum terjadi lonjakan kepadatan pengunjung yang menggunakan fasilitas tersebut secara bersamaan. Beban yang melebihi kapasitas standar inilah yang kemudian terdeteksi oleh sensor keselamatan terintegrasi pada sistem eskalator. Sebagai respons protektif, sistem secara otomatis mengaktifkan rem darurat, menghentikan operasi unit untuk mencegah kerusakan lebih lanjut atau potensi kecelakaan yang lebih serius.
Aktivasi sistem pengaman ini merupakan fitur krusial yang dirancang untuk menjaga keamanan pengguna sekaligus melindungi komponen mekanis eskalator dari tekanan berlebih. Dengan berfungsinya sistem tersebut, potensi risiko yang lebih besar dapat dihindari, dan menurut Pasar Jaya, tidak terdapat korban maupun pengunjung yang mengalami luka dalam insiden tersebut.
Menanggapi insiden tersebut, petugas operasional dan keamanan Pasar Tanah Abang Blok B segera mengambil tindakan cepat, mengamankan area dan mengarahkan pengunjung ke sarana alternatif seperti tangga dan lift. Tim teknisi juga langsung melakukan inspeksi menyeluruh terhadap unit eskalator guna memastikan seluruh komponen mekanis berada dalam kondisi baik, serta melakukan reset pada sistem sensor kelebihan beban. Perumda Pasar Jaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan fasilitas publik, dengan melakukan pemeriksaan, pemeliharaan, dan pengujian berkala secara rutin.
Sebagai salah satu pusat perdagangan terbesar di Indonesia dengan tingkat kunjungan yang sangat tinggi, Pasar Tanah Abang memerlukan pengelolaan fasilitas yang mengedepankan aspek keselamatan. Oleh karena itu, Perumda Pasar Jaya mengimbau seluruh pengunjung untuk menggunakan fasilitas umum sesuai kapasitas dan selalu mengikuti arahan petugas demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Insiden eskalator eror ini memang sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video viral yang beredar luas, terlihat seorang ibu-ibu yang diduga pengunjung, terduduk di bagian bawah eskalator, didampingi oleh petugas keamanan. Beberapa pengunjung lain tampak berkerumun. Narasi dalam video tersebut bahkan menyebutkan bahwa eskalator tiba-tiba berbalik arah, dari semula naik menjadi turun secara mendadak.
Berbeda dengan penjelasan Pasar Jaya, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo sebelumnya telah membenarkan peristiwa tersebut. Dhimas menyatakan, insiden itu terjadi pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 11.00 WIB di Pasar Tanah Abang Blok B. Menurut keterangan dari pihak kepolisian, dugaan awal penyebab erornya eskalator tersebut adalah adanya kendala pada bagian karet. Pernyataan ini sedikit berbeda dengan klaim Pasar Jaya yang menekankan pada sistem pengaman akibat kelebihan kapasitas, seperti yang disampaikan kepada internationalmedia.co.id saat dihubungi pada Sabtu (13/6).
