Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Paus Leo: Kekuatan Sejati Bukan Perang
Trending Indonesia

Paus Leo: Kekuatan Sejati Bukan Perang

GunawatiBy Gunawati16-04-2026 - 07.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Paus Leo: Kekuatan Sejati Bukan Perang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Paus Leo XIV kembali melontarkan kecaman tajam terhadap gelombang konflik bersenjata, khususnya yang berkecamuk di Timur Tengah. Dengan suara lantang, ia menyerukan kepada para penghasut perang untuk segera menghentikan unjuk kekuasaan melalui pertumpahan darah. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Minggu (12/4/2026), melalui AFP, Paus Leo juga mengajak miliaran penduduk dunia untuk kembali memeluk perdamaian, serta menaruh kepercayaan pada cinta, moderasi, dan politik yang bijaksana.

Dalam salah satu seruan paling berapi-api untuk mengakhiri konflik yang terus membara, Paus asal Amerika itu menekankan pentingnya iman "untuk menghadapi momen-momen dramatis dalam sejarah ini secara bersama-sama." Dari Basilika Santo Petrus, dalam doa bersama untuk perdamaian, Paus Leo dengan tegas menyatakan: "Cukup sudah penyembahan diri dan uang! Cukup sudah pameran kekuasaan! Cukup sudah perang! Kekuatan sejati ditunjukkan dalam melayani kehidupan."

Paus Leo: Kekuatan Sejati Bukan Perang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meski diucapkan dengan nada yang terukur, sebagaimana ciri khas pemimpin spiritual 1,4 miliar umat Katolik dunia yang dikenal lembut, pernyataan Paus Leo yang berusia 70 tahun ini menandai salah satu kritik paling tajamnya terhadap gelombang konflik yang kini mengobarkan berbagai belahan dunia.

Tidak berhenti di situ, Paus Leo juga secara khusus menyoroti "tanggung jawab mengikat" yang diemban oleh para pemimpin negara. "Saudara-saudari terkasih, kepada mereka kami berseru: Hentikan! Sudah waktunya untuk perdamaian! Duduklah di meja dialog dan mediasi, bukan di meja tempat persenjataan ulang direncanakan dan tindakan mematikan diputuskan!" tegasnya, menyerukan perubahan arah dari konfrontasi menuju rekonsiliasi.

Seperti yang sering dilakukannya di masa lalu, warga asli Chicago ini memilih untuk tidak menyebut nama politisi atau negara tertentu, menjaga fokus pada pesan universal tentang perdamaian dan kemanusiaan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Gejolak Timur Tengah Memanas Dunia Menanti

16-04-2026 - 10.45

Trump Buka Hormuz Permanen China Bahagia Ini Janjinya

16-04-2026 - 10.30

Gaza Membara 7 Tewas di Tengah Gencatan Senjata

16-04-2026 - 10.15

Jepang Gelontorkan Dana Fantastis untuk Energi ASEAN

16-04-2026 - 10.00

Hotel Mewah Pakistan Jadi Pusat Negosiasi Rahasia Dunia

16-04-2026 - 07.45

Erdogan Dituding Bela Iran Netanyahu Mengamuk

16-04-2026 - 07.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.