Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป PBB Ungkap Peningkatan Nuklir Korea Utara Drastis
Trending Indonesia

PBB Ungkap Peningkatan Nuklir Korea Utara Drastis

GunawatiBy Gunawati15-04-2026 - 16.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
PBB Ungkap Peningkatan Nuklir Korea Utara Drastis
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, baru-baru ini menyuarakan keprihatinan mendalam atas lonjakan kemampuan Korea Utara dalam memproduksi senjata nuklir. Kepala badan nuklir di bawah naungan PBB itu menegaskan adanya "peningkatan yang sangat serius" dalam kapasitas negara komunis tersebut untuk mengembangkan arsenal nuklirnya.

Menurut laporan intelijen Korea Selatan, negara yang secara diplomatik terisolasi ini diduga kuat mengoperasikan sejumlah fasilitas untuk memperkaya uranium, sebuah langkah krusial dalam pembuatan hulu ledak nuklir. Salah satu fasilitas utama yang menjadi sorotan adalah reaktor di situs nuklir Yongbyon, yang sempat dinonaktifkan Pyongyang setelah perundingan namun kemudian diaktifkan kembali pada tahun 2021.

PBB Ungkap Peningkatan Nuklir Korea Utara Drastis
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam konferensi pers yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Rabu lalu, Grossi membenarkan, "Dalam penilaian berkala kami, kami dapat mengkonfirmasi adanya peningkatan pesat dalam operasi reaktor Yongbyon." IAEA juga mencatat peningkatan aktivitas signifikan pada unit pengolahan ulang dan reaktor air ringan Yongbyon, serta pengaktifan fasilitas lainnya, seperti yang dilansir kantor berita AFP pada hari yang sama.

Seluruh indikasi ini, menurut Grossi, menggarisbawahi "peningkatan yang sangat serius" dalam kapabilitas Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) di sektor produksi senjata nuklir, dengan estimasi mencapai puluhan hulu ledak. Korea Utara, yang pertama kali melakukan uji coba nuklir pada tahun 2006, telah lama berada di bawah berbagai sanksi PBB akibat program senjata terlarangnya.

Meski demikian, Pyongyang secara konsisten menyatakan tidak akan pernah menyerahkan senjata nuklirnya, menegaskan posisinya sebagai kekuatan nuklir. Terkait dugaan bantuan Rusia dalam pengembangan nuklir Korea Utara, Grossi menyatakan IAEA belum menemukan "sesuatu yang khusus dalam hal itu." Namun, para pengamat mencermati adanya pengiriman pasukan darat dan peluru artileri dari Korea Utara untuk mendukung invasi Rusia ke Ukraina, dengan spekulasi bahwa Pyongyang mungkin menerima imbalan berupa bantuan teknologi militer dari Moskow.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Paus Dihujat Trump Iran Pasang Badan

15-04-2026 - 18.45

Mengejutkan Kapal Iran Berhasil Lintasi Selat Hormuz

15-04-2026 - 18.30

Gedung Putih Dituding Jadi Corong Israel

15-04-2026 - 18.15

Sikap Rusia Mengejutkan Dunia Soal Nuklir Iran

15-04-2026 - 18.00

Rahasia Dokumen Jepang Picu Amarah Korut

15-04-2026 - 16.45

Konflik Trump Paus Memanas Iran Jadi Pemicu

15-04-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.