Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Bencana Mematikan Landa Dua Negara Asia
Trending Indonesia

Bencana Mematikan Landa Dua Negara Asia

GunawatiBy Gunawati30-03-2026 - 23.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Bencana Mematikan Landa Dua Negara Asia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Cuaca ekstrem kembali mengguncang Asia Selatan. Hujan lebat disertai badai telah merenggut nyawa sedikitnya 45 orang di Afghanistan dan Pakistan dalam beberapa hari terakhir. Fenomena cuaca ekstrem ini memicu banjir bandang dan tanah longsor, yang mulai melanda Afghanistan sejak Kamis lalu, menyebabkan kehancuran di sejumlah provinsi.

Otoritas Manajemen Bencana Afghanistan (ANDMA) mengonfirmasi bahwa 28 warga meninggal dunia dan 49 lainnya mengalami luka-luka. Selain korban jiwa, lebih dari 100 rumah dilaporkan hancur total akibat terjangan banjir dan longsor di negara tersebut.

Bencana Mematikan Landa Dua Negara Asia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Situasi serupa terjadi di seberang perbatasan. Di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, otoritas manajemen bencana setempat mencatat 17 korban tewas dan 56 orang luka-luka sejak Rabu pekan lalu.

Tragedi individu turut mewarnai laporan korban. Di Badghis barat laut, seorang remaja berusia 14 tahun tewas tersambar petir, dan tiga orang lainnya tenggelam saat berusaha mengumpulkan kayu apung untuk penghangat, seperti disampaikan juru bicara polisi Sediqullah Seddiqi. Di provinsi yang sama, ANDMA menambahkan bahwa setidaknya 130 rumah hancur dan lebih dari 430 lainnya mengalami kerusakan. Insiden memilukan juga terjadi di Daikundi tengah, di mana seorang balita berusia lima tahun meninggal akibat atap rumah yang ambruk, serta seorang wanita di Nangarhar timur yang berbatasan dengan Pakistan, yang tewas dalam kondisi serupa, menurut juru bicara polisi Sayed Tayeb Hamad.

Menanggapi situasi ini, otoritas manajemen bencana Afghanistan mengeluarkan peringatan keras kepada warga agar menjauhi sungai dan aliran air yang meluap, serta selalu memantau dan menanggapi serius prakiraan cuaca. Kondisi ekstrem ini juga mengakibatkan penutupan sejumlah ruas jalan raya penting di wilayah Afghanistan tengah dan timur, dengan perkiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan dan badai lanjutan.

Tragedi kali ini menambah daftar panjang bencana alam yang melanda Afghanistan. Sebelumnya, lebih dari 60 orang tewas akibat salju dan hujan lebat pada Januari lalu. Sebagai salah satu negara termiskin di dunia yang baru pulih dari puluhan tahun konflik, Afghanistan sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Infrastruktur yang rapuh di daerah terpencil membuat negara ini sering menjadi sasaran empuk bagi banjir, tanah longsor, dan badai mematikan yang menurut para ilmuwan semakin diperparah oleh perubahan iklim global.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Israel Sahkan Hukuman Mati Kontroversial

31-03-2026 - 03.45

Kematian Beruntun Hantui Pasukan PBB Lebanon

31-03-2026 - 03.30

Timur Tengah Memanas Pasukan Elit AS Mendarat

31-03-2026 - 03.15

Pagi Berdarah di Sekolah Argentina

31-03-2026 - 03.00

Iran Siap Sambut Invasi Darat AS Hiu Teluk Persia Menanti

30-03-2026 - 23.46

Tepi Barat Kembali Bergejolak

30-03-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.