Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Jalur Aman Selat Hormuz Terungkap
Trending Indonesia

Rahasia Jalur Aman Selat Hormuz Terungkap

GunawatiBy Gunawati22-03-2026 - 03.00Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Jalur Aman Selat Hormuz Terungkap
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sebuah perkembangan signifikan dilaporkan oleh Internationalmedia.co.id – News, di mana Iran secara resmi mengumumkan kesediaannya untuk mengizinkan kapal-kapal Jepang melintasi Selat Hormuz. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan regional yang meningkat, menandakan potensi pelonggaran blokade selektif yang diterapkan Teheran di jalur maritim krusial tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancaranya dengan Kyodo News Jepang yang juga dilansir AFP pada Minggu (22/3/2026), menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup. "Kami belum menutup selat tersebut. Menurut kami, selat tersebut terbuka. Selat itu hanya ditutup untuk kapal-kapal milik musuh kami, negara-negara yang menyerang kami. Untuk negara lain, kapal dapat melewati selat tersebut," ujar Araghchi, menjelaskan kebijakan Teheran yang membedakan antara kapal-kapal negara agresor dan negara lain.

Rahasia Jalur Aman Selat Hormuz Terungkap
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Araghchi lebih lanjut mengungkapkan bahwa Teheran tengah aktif berdiskusi dengan Jepang guna menemukan mekanisme agar kapal-kapal mereka dapat melintas dengan aman. "Kami siap menyediakan jalur aman bagi mereka. Yang perlu mereka lakukan hanyalah menghubungi kami untuk membahas bagaimana rute ini nantinya," tambahnya, menggarisbawahi komitmen Iran untuk memfasilitasi pelayaran Jepang.

Sebagai informasi, Jepang sangat bergantung pada Selat Hormuz, mengingat lebih dari 90 persen kebutuhan minyak mentahnya diimpor dari Timur Tengah. Jalur air vital ini praktis lumpuh sejak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Awalnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sempat mengeluarkan peringatan keras akan menargetkan kapal mana pun yang mencoba melintas, yang menyebabkan lalu lintas maritim terhenti. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, retorika tersebut melunak, dengan Iran menyatakan bahwa selat itu hanya ditutup untuk musuh-musuh Teheran.

Jepang diperkirakan akan segera bergabung dengan daftar kecil negara-negara, termasuk Tiongkok, India, dan Pakistan, yang kapal-kapalnya telah diizinkan melintasi jalur air tersebut dalam beberapa hari terakhir atas persetujuan otoritas Iran. Lloyd’s List, penyedia informasi pelayaran dan maritim terkemuka, secara terpisah melaporkan adanya koridor aman yang muncul: 10 kapal telah melintasi selat dengan berlayar dekat garis pantai Iran. Contoh terbaru adalah kapal pengangkut barang curah Yunani yang melintas pada Jumat lalu, melewati dekat Pulau Larak di Iran, sambil menyiarkan pesan ‘Kargo Makanan untuk Iran’.

Meskipun pelayaran sejauh ini bersifat kasus per kasus, Lloyd’s List mengindikasikan bahwa IRGC sedang mengembangkan sistem pemeriksaan dan pendaftaran yang lebih terkoordinasi. Seiring perang melawan Iran memasuki pekan ketiga, sejumlah negara, termasuk sekutu AS, telah mulai melobi Teheran untuk membuka kembali selat atau setidaknya mengizinkan kapal-kapal mereka melintas dengan aman.

Jepang, bersama Prancis, Jerman, Italia, Belanda, dan Inggris, awal pekan ini mengeluarkan pernyataan bersama yang menegaskan kesiapan mereka untuk berkontribusi pada upaya memastikan pelayaran yang aman melalui Selat Hormuz. Selain itu, Irak, Malaysia, Tiongkok, India, dan Pakistan dilaporkan telah mengadakan pembicaraan langsung dengan Teheran untuk membahas isu krusial ini, menurut sumber dari Lloyd’s.

Pernyataan Araghchi kepada Kyodo ini menyusul panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi pada Selasa lalu, di mana Tokyo secara khusus menyampaikan keprihatinan mendalam mengenai banyaknya kapal Jepang yang saat ini terdampar di Teluk, menunggu kejelasan situasi di Selat Hormuz.

(internationalmedia.co.id/internationalmedia.co.id)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Idulfitri Iran di Tengah Badai Perang

21-03-2026 - 23.30

Iran Terpukul Israel Hantam Jantung Rudal Balistik

21-03-2026 - 23.00

Inggris Izinkan AS Serang Iran dari Pangkalan Militer

21-03-2026 - 21.30

PM Australia Hadapi Amarah Jemaah Idul Fitri

21-03-2026 - 21.15

Horor Pabrik Suku Cadang Korea

21-03-2026 - 21.00

Khamenei Kirim Ucapan Idulfitri Penuh Makna

21-03-2026 - 18.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.