Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan dugaan serius bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin terlibat membantu Iran dalam konflik yang sedang berlangsung dengan AS dan Israel. Kecurigaan ini diungkapkan Trump dalam sebuah wawancara radio, menambah dimensi baru pada ketegangan geopolitik yang semakin memanas di Timur Tengah.
"Saya kira dia mungkin sedikit membantunya, ya, saya kira. Dan dia mungkin berpikir kita membantu Ukraina, kan?" ujar Trump dalam wawancara dengan Fox News Radio, seperti dilansir AFP pada Jumat (13/3/2026). Pernyataan ini mengindikasikan adanya potensi balas dendam atau pertukaran dukungan antarnegara adidaya di tengah konflik proxy yang semakin meruncing.

Beberapa laporan dari media AS sebelumnya juga telah mengindikasikan adanya peran Rusia. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Rusia diduga telah memberikan informasi target kepada Iran, yang kemudian digunakan untuk menyerang pasukan AS selama konflik. Jika terbukti, ini akan menjadi eskalasi signifikan dalam keterlibatan Rusia di kawasan tersebut.
Perang antara AS-Israel dan Iran sendiri telah berkecamuk sejak Sabtu (28/2) lalu. Konflik ini bermula ketika AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke Iran, yang berujung pada tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Iran tidak tinggal diam, segera melancarkan serangan balasan ke Israel serta fasilitas-fasilitas AS yang berada di negara-negara Teluk, memicu siklus kekerasan yang belum berakhir.
Hingga saat ini, eskalasi konflik terus berlanjut. Perkembangan terbaru menunjukkan Iran meluncurkan rudal ke arah Tel Aviv. Sirene peringatan meraung di kota tersebut, disusul oleh beberapa ledakan yang mengindikasikan upaya pencegatan oleh sistem pertahanan Israel.
"IDF (militer Israel) mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," demikian pernyataan militer Israel, seperti dikutip AFP pada Jumat (13/3).
Al Jazeera juga melaporkan bahwa militer Israel berupaya keras mencegat rudal-rudal tersebut dan telah mengeluarkan peringatan kepada warga untuk segera mencari perlindungan. "Anda harus memasuki area yang dilindungi setelah menerima peringatan, dan tetap di sana sampai pemberitahuan lebih lanjut," tegas militer Israel, menggarisbawahi urgensi situasi dan ancaman langsung yang dihadapi penduduk.

