Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Dunia Soroti Pemimpin Baru Iran China Angkat Bicara
Trending Indonesia

Dunia Soroti Pemimpin Baru Iran China Angkat Bicara

GunawatiBy Gunawati09-03-2026 - 16.30Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Dunia Soroti Pemimpin Baru Iran China Angkat Bicara
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, menyusul wafatnya sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel, telah memicu gelombang reaksi internasional. Pemerintah China segera menyatakan sikapnya, menegaskan bahwa suksesi ini adalah murni masalah domestik Iran dan menentang segala bentuk intervensi atau ancaman terhadap pemimpin baru tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, pada Senin (9/3) di Beijing, menegaskan kepada wartawan bahwa keputusan Iran untuk menunjuk putra Khamenei didasarkan pada konstitusi negara itu. "China menentang campur tangan dalam urusan internal negara lain dengan dalih apa pun, dan kedaulatan, keamanan, serta integritas teritorial Iran harus dihormati," ujar Guo menanggapi pertanyaan mengenai ancaman yang ditujukan kepada pemimpin baru Iran.

Dunia Soroti Pemimpin Baru Iran China Angkat Bicara
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ancaman tersebut bukan tanpa alasan. Sebelumnya, militer Israel telah mengeluarkan peringatan akan menargetkan setiap pengganti Ayatollah Ali Khamenei. Bahkan, mantan Presiden AS Donald Trump sempat menganggap Mojtaba Khamenei sebagai "tokoh yang tidak berpengaruh" dan bersikeras ingin memiliki suara dalam penunjukan pemimpin Iran yang baru, sebuah pernyataan yang kini kembali menjadi sorotan.

Sebagai mitra dekat Teheran, Beijing telah mengutuk keras pembunuhan Khamenei senior. Namun, di sisi lain, China juga tidak segan mengkritik serangan Iran terhadap negara-negara Teluk, menunjukkan posisi diplomatik yang kompleks di kawasan tersebut.

Utusan China untuk Timur Tengah, Zhai Jun, pada Minggu (8/3) telah mendesak de-eskalasi saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan. "China mendesak semua pihak untuk segera menghentikan operasi militer, mencegah eskalasi ketegangan lebih lanjut, dan menghindari kerugian yang lebih besar bagi rakyat negara-negara di kawasan," kata Zhai Jun. Senada, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, juga menyerukan diakhirinya pertempuran, menegaskan bahwa perang "seharusnya tidak pernah terjadi." Pernyataan ini menggarisbawahi kekhawatiran Beijing terhadap stabilitas regional di tengah gejolak suksesi kepemimpinan Iran.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Horor di Selat Hormuz

09-03-2026 - 21.45

Qatar Dihantam Rudal Iran PM Sebut Pengkhianatan Besar

09-03-2026 - 21.30

Trump Murka Israel Bikin Washington Kaget

09-03-2026 - 21.15

Sosok Ini Pimpin Iran Trump Langsung Geram

09-03-2026 - 21.00

Kilang Minyak Diserang Korban Berjatuhan

09-03-2026 - 18.45

Timur Tengah di Ujung Tanduk

09-03-2026 - 18.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.