Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Teheran Marah Rudal Jangkau Amerika Dusta
Trending Indonesia

Teheran Marah Rudal Jangkau Amerika Dusta

GunawatiBy Gunawati25-02-2026 - 18.45Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Teheran Marah Rudal Jangkau Amerika Dusta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran, Iran – Kementerian Luar Negeri Iran melancarkan bantahan keras terhadap tudingan Amerika Serikat mengenai program rudalnya, melabelinya sebagai "dusta besar". Klaim ini muncul menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menuduh Iran tengah mengembangkan rudal dengan jangkauan hingga wilayah Amerika Serikat. Internationalmedia.co.id – News mengabarkan.

Melalui platform media sosial X, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, secara eksplisit menyatakan bahwa segala tuduhan terkait program nuklir dan rudal balistik Iran, termasuk angka korban jiwa dalam kerusuhan Januari lalu, merupakan "pengulangan dusta besar". Meskipun Baqaei tidak menyebutkan secara spesifik klaim yang ia tanggapi, pernyataannya datang hanya beberapa jam setelah Presiden Trump melontarkan tudingan bahwa Iran sedang merancang rudal yang berpotensi menjangkau daratan Amerika.

Teheran Marah Rudal Jangkau Amerika Dusta
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bulan ini, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, telah menegaskan bahwa Teheran tidak memiliki kapabilitas untuk menargetkan Amerika Serikat secara langsung. Namun, ia memperingatkan bahwa pangkalan-pangkalan militer Amerika di Timur Tengah akan menjadi sasaran empuk jika Washington melancarkan serangan.

Dalam kesempatan lain, saat menyampaikan pidato kenegaraannya pada Selasa (24/2) waktu setempat, Presiden Trump juga kembali menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah diizinkan untuk memproduksi senjata nuklir. Ia menuduh para pemimpin Teheran "saat ini kembali mengejar ambisi nuklir mereka yang jahat". Menanggapi hal ini, pemerintah Iran telah berulang kali membantah keras tudingan sedang berupaya mengembangkan senjata nuklir, namun mereka tetap bersikeras pada haknya untuk memanfaatkan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Tak hanya itu, Trump juga sempat melontarkan klaim kontroversial bahwa otoritas Iran telah menewaskan 32.000 orang selama gelombang aksi protes yang dimulai pada Desember tahun lalu dan mencapai puncaknya pada 8 dan 9 Januari. Sementara itu, pejabat Iran mengakui adanya lebih dari 3.000 kematian, namun mereka bersikeras bahwa kekerasan tersebut merupakan akibat dari "tindakan teroris" yang dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Musim Dingin Kelima Ukraina Mereka Masih Bertahan

26-02-2026 - 07.00

Ratusan Kilogram Bahan Peledak Meledak Swiss Heboh

26-02-2026 - 03.30

Timur Tengah di Ujung Tanduk

25-02-2026 - 23.15

Misteri Kapak di Masjid Manchester Saat Tarawih

25-02-2026 - 23.00

AS Banjir Minyak Venezuela

25-02-2026 - 21.30

Terkuak Alasan Trump Kerahkan Militer Besar ke Iran

25-02-2026 - 21.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.