Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Misteri Ikatan Monyet Punch dan Boneka Oragutan
Trending Indonesia

Misteri Ikatan Monyet Punch dan Boneka Oragutan

GunawatiBy Gunawati20-02-2026 - 03.45Tidak ada komentar3 Mins Read4 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Misteri Ikatan Monyet Punch dan Boneka Oragutan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Kisah seekor bayi monyet jantan bernama Punch, penghuni Kebun Binatang Kota Ichikawa, Jepang, telah menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia. Monyet berusia tujuh bulan ini menjadi sorotan global setelah foto dan video yang memperlihatkan dirinya memeluk erat sebuah boneka orangutan beredar luas di media sosial, mengungkap cerita pilu di balik ikatan tak biasa tersebut.

Dihimpun oleh Internationalmedia.co.id, Jumat (20/1/2026), di balik kebiasaan unik Punch ini tersimpan kisah yang menyentuh. Punch, yang lahir pada Juli 2025, dilaporkan ditelantarkan oleh induknya tak lama setelah kelahirannya. Kondisi ini memaksa para staf Kebun Binatang Kota Ichikawa untuk memberikan perawatan sepanjang waktu, mengingat naluri alami bayi monyet untuk berpegangan pada induknya demi kehangatan dan rasa aman.

Misteri Ikatan Monyet Punch dan Boneka Oragutan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Untuk memenuhi kebutuhan emosional Punch yang kehilangan ikatan keibuan, para staf memperkenalkan selimut dan berbagai mainan ke dalam kandangnya. Dari sekian banyak, Punch segera menjalin ikatan khusus dengan sebuah boneka orangutan yang ukurannya sedikit lebih besar darinya. Boneka itu dengan cepat menjadi pengganti figur ibu yang tak pernah ia miliki. Punch hampir tak pernah lepas dari boneka tersebut, tidur, makan, dan bermain bersamanya.

Rekaman video dan foto yang dibagikan di platform media sosial X menunjukkan bayi monyet itu memegang boneka orangutan tersebut dengan erat saat tidur. Terkadang, ia menggunakannya sebagai tameng atau penghibur ketika ia ditolak dan didorong oleh monyet-monyet lainnya dalam kelompok. Dilansir dari Bangkok Post dan news.com.au, keterikatan ini begitu kuat sehingga boneka itu selalu menjadi teman setianya.

Pada pertengahan Januari, pihak kebun binatang mulai secara bertahap memperkenalkan kembali Punch dengan kawanan monyet lainnya. Meskipun ia mulai berinteraksi dengan kelompok monyet tersebut, Punch tetap menyimpan boneka orangutannya di dekatnya. Dalam beberapa video dan foto, Punch terlihat berbaring di atas boneka orangutan itu, seolah-olah boneka itu adalah tempat paling aman baginya.

Simpati dari Seluruh Penjuru Dunia

Simpati mengalir deras secara daring untuk Punch dari orang-orang di seluruh dunia. Banyak netizen mengungkapkan rasa haru mereka atas kerentanan bayi monyet itu dan kesepian yang terpancar dari keterikatannya dengan boneka orangutan yang selalu dibawanya. Tagar khusus #ãŒã‚“ã°ã‚Œãƒ‘ンムyang berarti "Teruslah berjuang, Punch-kun" menjadi viral, menunjukkan dukungan besar untuk bayi monyet tangguh ini.

Kisah Punch juga menarik banyak pengunjung ke Kebun Binatang Kota Ichikawa, yang ingin menyampaikan harapan baik dan menyemangati monyet kecil itu secara langsung. Beberapa pengunjung menceritakan pengalaman mereka melihat Punch. "Melihat monyet kecil itu menyeret boneka binatang memang menggemaskan, tetapi di saat yang sama juga sangat menyedihkan," tulis salah seorang netizen.

Pihak Kebun Binatang Kota Ichikawa menjelaskan bahwa penyesuaian Punch akan membutuhkan waktu, karena monyet kecil itu kehilangan ikatan keibuan dari induknya sejak lahir dan oleh karena itu, ia membutuhkan dukungan emosional tambahan.

Dalam pernyataan terbarunya, pengelola Kebun Binatang Kota Ichikawa melalui Internationalmedia.co.id menyatakan bahwa Punch "secara bertahap memperdalam interaksinya dengan monyet-monyet lain dalam kelompoknya." Ia kini mengalami berbagai pengalaman setiap hari, seperti di-grooming, bermain-main dengan mereka, dan dimarahi. Semua ini merupakan bagian dari proses belajar bagaimana hidup berkelompok sebagai seekor monyet, menunjukkan perkembangan positif dalam perjalanannya yang penuh tantangan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rudal Iran Hantam Israel Puluhan Terluka Fasilitas Nuklir Jadi Sorotan

22-03-2026 - 07.30

Teror Rudal Iran Picu Amarah Israel

22-03-2026 - 07.15

Geger Netanyahu Samakan Yesus dengan Genghis Khan

22-03-2026 - 07.00

Rahasia Jalur Aman Selat Hormuz Terungkap

22-03-2026 - 03.00

Idulfitri Iran di Tengah Badai Perang

21-03-2026 - 23.30

Iran Terpukul Israel Hantam Jantung Rudal Balistik

21-03-2026 - 23.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.