Amerika Serikat menjadi saksi pidato ambisius Presiden Donald Trump dalam rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian. Dalam pertemuan penting ini, Trump tidak hanya menjanjikan masa depan yang lebih cerah bagi Gaza dan seluruh Timur Tengah, tetapi juga secara mengejutkan mengklaim bahwa "perang di Gaza telah berakhir". Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pernyataan ini disampaikan Trump saat berpidato di hadapan para pemimpin dan perwakilan negara.
Keyakinan Trump didasari oleh komposisi Dewan Perdamaian yang mayoritas anggotanya adalah para pemimpin terkemuka dari negara-negara Timur Tengah, serta perwakilan dari berbagai belahan dunia. "Saya pikir Dewan Perdamaian, karena sebagian besar anggotanya adalah para pemimpin dan orang-orang yang sangat dihormati, tetapi sebagian besar pemimpin negara-negara Timur Tengah, negara-negara dari seluruh dunia, dan mereka juga sangat murah hati dengan uang," ujar Trump, seperti dikutip dari Al-Jazeera pada Kamis (19/2/2026). Ia menegaskan, tidak ada yang lebih fundamental daripada perdamaian, seraya menambahkan bahwa biaya peperangan seratus kali lipat lebih mahal dibandingkan upaya mewujudkan perdamaian.

Lebih lanjut, Trump secara tegas menyatakan bahwa konflik di Gaza telah mencapai titik akhir. Ia merujuk pada kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober lalu sebagai bukti. Meskipun masih ada insiden kekerasan yang terjadi, Trump menggambarkannya sebagai "api kecil" yang akan segera padam. Klaim ini tentu saja menimbulkan pertanyaan di tengah situasi yang masih bergejolak di lapangan.
Mengenai kelompok Hamas, Trump menyatakan keyakinannya bahwa mereka akan "menyerahkan senjata mereka". Perlucutan senjata memang menjadi salah satu poin krusial yang kerap memicu perselisihan antara Hamas dan Israel. "Jika mereka tidak melakukannya, Anda tahu, mereka akan menghadapi konsekuensi yang berat," ancam Trump. Namun, di sisi lain, ia juga memberikan "pujian" kepada Hamas karena telah berhasil menemukan dan mengembalikan seluruh jenazah tawanan Israel yang ditahan di Gaza, sebuah langkah yang dinilai penting dalam proses rekonsiliasi.
Pidato Trump di rapat perdana BoP ini menggarisbawahi visi ambisius pemerintah AS untuk menciptakan stabilitas dan kemakmuran di salah satu kawasan paling bergejolak di dunia. Janji masa depan cerah bagi Gaza dan Timur Tengah, serta klaim berakhirnya perang, menjadi sorotan utama yang patut dinantikan implementasinya.

