Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Mantan Menteri China Terjerat Skandal Ratusan Miliar
Trending Indonesia

Mantan Menteri China Terjerat Skandal Ratusan Miliar

GunawatiBy Gunawati03-02-2026 - 21.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Mantan Menteri China Terjerat Skandal Ratusan Miliar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beijing diguncang kabar mengejutkan dari ranah hukum. Mantan Menteri Kehakiman China, Tang Yijun, baru-baru ini dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan setempat setelah terbukti menerima suap dalam jumlah fantastis. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, vonis berat ini dijatuhkan dalam sebuah persidangan yang digelar pada Senin (2/2) waktu setempat, seperti yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah China, CCTV.

Pengadilan Rakyat Menengah Xiamen yang berlokasi di provinsi Fujian mengungkapkan bahwa Tang Yijun terbukti secara ilegal menerima harta benda senilai lebih dari 137 juta yuan, atau setara dengan sekitar Rp 330 miliar, dalam kurun waktu 16 tahun, yakni antara 2006 hingga 2022. Selama periode tersebut, ia menyalahgunakan jabatannya untuk memfasilitasi keuntungan bagi berbagai entitas dan individu. Modus operandinya meliputi proses pencatatan perusahaan, pembelian kembali lahan, pengucuran pinjaman bank, hingga penanganan perkara hukum. Demikian informasi yang dihimpun dari CCTV, sebagaimana dilansir oleh internationalmedia.co.id.

Mantan Menteri China Terjerat Skandal Ratusan Miliar
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam putusannya, pengadilan dengan tegas menyatakan bahwa "tindakan Tang merupakan kejahatan penyuapan". Mereka juga menekankan bahwa jumlah uang yang terlibat "sangat besar" dan telah menimbulkan "kerugian yang sangat serius" bagi kepentingan negara dan rakyat.

Selain hukuman penjara seumur hidup, Tang juga harus menerima konsekuensi lain berupa pencabutan hak politiknya seumur hidup dan penyitaan seluruh harta pribadinya, demikian laporan CCTV.

Pria berusia 64 tahun ini memiliki rekam jejak karier yang panjang dan cemerlang sebelum kejatuhannya. Ia memulai perjalanan profesionalnya di provinsi Zhejiang, menghabiskan lebih dari tiga dekade dan berhasil menduduki posisi sebagai wakil kepala Partai Komunis di provinsi tersebut. Kariernya terus menanjak hingga menjabat sebagai gubernur provinsi Liaoning, sebelum akhirnya diangkat sebagai Menteri Kehakiman pada tahun 2020.

Namun, perjalanan kariernya terhenti ketika ia mulai diselidiki pada April 2024 atas dugaan "pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum", sebuah frasa umum yang digunakan untuk merujuk pada kasus korupsi di China. Ia kemudian dikeluarkan dari Partai Komunis pada tahun yang sama.

Vonis terhadap Tang Yijun ini merupakan bagian tak terpisahkan dari kampanye anti-korupsi besar-besaran yang terus digencarkan oleh Presiden China Xi Jinping. Kampanye ini telah menjerat sejumlah pejabat tinggi dalam beberapa pekan dan bulan terakhir, menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberantas praktik rasuah di segala lini.

Sebelum kasus Tang Yijun, badan pengawas anti-korupsi negara itu baru saja mengumumkan penyelidikan terhadap Wang Xiangxi, Menteri Manajemen Darurat, sebuah kasus langka yang melibatkan menteri yang sedang menjabat. Sebulan sebelumnya, otoritas China juga mengonfirmasi penyelidikan terhadap jenderal top Zhang Youxia, menandai pembersihan paling signifikan terhadap kepemimpinan militer senior hingga saat ini.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Dari Ancaman Narkoba Kini Meja Putih

03-02-2026 - 23.30

Palestina Siap Sambut Pemilu Langsung Perdana November Ini

03-02-2026 - 23.00

Pangeran Andrew Diminta Buka Kartu di Kongres AS

03-02-2026 - 21.45

Musim Dingin Jepang Berubah Horor

03-02-2026 - 21.15

Epstein Files Terbuka Nama Besar Terseret

03-02-2026 - 21.00

Bill Gates Bahas Pandemi Jauh Sebelum COVID

03-02-2026 - 18.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.