Internationalmedia.co.id – News – Sydney, Australia, telah resmi menyambut tahun 2026 dengan perayaan yang memukau namun juga diwarnai momen refleksi mendalam. Jutaan warga dan turis memadati ikon Pelabuhan Sydney untuk menyaksikan pesta kembang api spektakuler, namun kemeriahan itu diawali dengan keheningan satu menit yang khidmat untuk mengenang korban tragedi penembakan di Pantai Bondi.
Tepat pukul 23.00 waktu setempat, kerumunan di sekitar Pelabuhan Sydney mengheningkan cipta. Ribuan orang mengangkat cahaya, menciptakan lautan titik-titik terang sebagai tribut bagi 15 korban tewas dalam insiden penembakan yang terjadi di Pantai Bondi pada 14 Desember lalu. Tragedi ini, yang disebut sebagai aksi terorisme anti-Semit, terjadi saat perayaan Hanukah. Sebagai simbol penghormatan, sebuah menorah Yahudi turut diproyeksikan ke tiang-tiang ikonik Jembatan Pelabuhan, menambah kedalaman emosi pada malam pergantian tahun.

Setelah momen khidmat tersebut, langit Sydney pun berpendar dengan ledakan warna-warni kembang api yang memukau. Lebih dari satu juta orang dilaporkan memadati area tepi laut, dengan titik-titik pandang utama telah terisi penuh sejak siang hari. Sydney menjadi salah satu kota besar pertama di dunia yang merayakan 2026, menyusul beberapa wilayah seperti Vanuatu, Kepulauan Solomon, Bougainville (wilayah otonom Papua Nugini), dan sebagian Rusia yang telah lebih dulu menyambut tahun baru.
Kesiapan keamanan menjadi prioritas utama. Chris Minns, Perdana Menteri New South Wales, menyebutnya sebagai ‘operasi kepolisian yang berbeda’, dengan pengerahan petugas bersenjata lengkap di seluruh jalanan kota untuk memastikan keselamatan publik. Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, dalam pidato Malam Tahun Barunya, mengakui adanya nuansa kesedihan yang menyelimuti kegembiraan tahun baru. Ia menyatakan bahwa euforia yang biasanya menyertai awal tahun baru kali ini diredam oleh duka dan kesulitan yang dialami sepanjang tahun sebelumnya.
Dengan demikian, perayaan tahun baru 2026 di Sydney bukan hanya tentang kemegahan visual, melainkan juga tentang ketahanan, solidaritas, dan harapan, yang terangkai dalam momen keheningan dan ledakan cahaya, menandai awal tahun dengan pesan yang kuat.
