Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Trump Ungkap Konsekuensi Jika Iran Menolak
Trending Indonesia

Trump Ungkap Konsekuensi Jika Iran Menolak

GunawatiBy Gunawati17-02-2026 - 12.00Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Ungkap Konsekuensi Jika Iran Menolak
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News melaporkan dari Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini melayangkan peringatan tegas kepada Republik Islam Iran, menyoroti ‘konsekuensi serius jika kesepakatan gagal tercapai’. Peringatan ini muncul menjelang putaran pembicaraan krusial antara kedua negara yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada Selasa (17/2).

Dalam pernyataannya kepada wartawan saat dalam perjalanan menuju Washington, Trump mengindikasikan keterlibatannya dalam proses negosiasi, meskipun ‘secara tidak langsung’. Ia juga menambahkan, "Saya tidak berpikir mereka menginginkan konsekuensi jika tak mencapai kesepakatan," menegaskan pandangannya terhadap potensi risiko yang dihadapi Teheran.

Trump Ungkap Konsekuensi Jika Iran Menolak
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pembicaraan terbaru yang dimediasi oleh Oman ini bukan tanpa latar belakang. Sebelumnya, Trump berulang kali melontarkan ancaman tindakan militer terhadap Teheran, terutama terkait penindakan brutal terhadap protes anti-pemerintah dan, yang paling baru, mengenai program nuklir kontroversial negara tersebut.

Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa telah lama menyuarakan kekhawatiran mendalam bahwa program nuklir Iran ditujukan untuk pengembangan senjata, sebuah tuduhan yang secara konsisten dibantah oleh Teheran. Selain isu nuklir, Washington juga mendesak pembahasan mengenai topik lain, termasuk program misil balistik Iran serta dukungannya terhadap kelompok-kelompok bersenjata di Timur Tengah.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin pagi mengindikasikan adanya pergeseran. Mereka menyebut bahwa "Posisi AS terkait masalah nuklir Iran telah bergerak ke arah yang lebih realistis," memberikan sedikit harapan di tengah ketegangan. Namun, sejarah mencatat upaya negosiasi sebelumnya pernah kandas, terutama setelah serangan Israel ke Iran yang memicu perang 12 hari, diikuti dengan pemboman situs nuklir Iran oleh AS, menunjukkan betapa rapuhnya jalan diplomasi ini.

Dengan latar belakang sejarah yang kompleks dan ancaman yang terus membayangi, pembicaraan di Jenewa kali ini menjadi sangat krusial dalam menentukan arah hubungan AS-Iran ke depan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Horor di Langit Kolombia Pesawat Militer Jatuh

24-03-2026 - 23.15

Filipina Terancam Krisis Energi

24-03-2026 - 23.00

Taktik Trump Terbongkar Iran

24-03-2026 - 21.45

Trump Dialog Iran Netanyahu Ungkap Janji Besar

24-03-2026 - 21.30

Kekejaman Tak Terpikirkan Kapibara Jadi Korban

24-03-2026 - 21.15

Klaim Damai Trump Iran Bersikeras Tidak Ada

24-03-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.