Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Trump Ultimatum Iran Dialog Atau Bom
Trending Indonesia

Trump Ultimatum Iran Dialog Atau Bom

GunawatiBy Gunawati23-03-2026 - 23.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Ultimatum Iran Dialog Atau Bom
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan mengejutkan terkait hubungan tegang dengan Iran. Ia mengklaim tengah terlibat dalam diskusi rahasia dengan sejumlah tokoh penting Iran, seraya menegaskan bahwa jika dialog tersebut menemui jalan buntu, AS tidak akan ragu untuk melanjutkan pemboman besar-besaran terhadap Teheran. Ancaman ini juga diiringi dengan klaim Trump mengenai "perubahan rezim" yang disebutnya sedang berlangsung di Iran.

Menurut laporan dari AFP pada Senin (23/3/2026), Trump menjelaskan bahwa diskusi yang dimaksud bukanlah dengan pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Sebaliknya, ia berinteraksi dengan individu-individu yang digambarkannya sebagai "sangat masuk akal". Trump berargumen bahwa banyaknya pejabat tinggi Iran yang tewas dalam konflik telah secara efektif memicu "perubahan rezim" di negara tersebut. "Jika pembicaraan ini gagal, kita akan terus membom habis-habisan," tegas Trump, menggarisbawahi keseriusan ancamannya.

Trump Ultimatum Iran Dialog Atau Bom
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga mengutarakan bahwa ada "poin-poin kesepakatan utama" yang telah tercapai dalam dialog AS-Iran ini. Kesepakatan tersebut, menurutnya, harus mengarah pada penghentian ambisi nuklir Teheran serta penimbunan uranium yang diperkaya. Ironisnya, pihak Iran sendiri secara konsisten membantah adanya pembicaraan semacam itu. Trump bersikeras bahwa ia bernegosiasi dengan "orang penting", meskipun bukan pemimpin tertinggi negara tersebut. "Kami telah menyingkirkan kepemimpinan fase satu, fase dua, dan sebagian besar fase tiga. Namun, kami berurusan dengan individu yang saya yakini paling dihormati dan merupakan pemimpin sebenarnya," ungkap Trump kepada para wartawan, menambahkan, "Kami tidak menginginkan pengayaan, tetapi kami juga menginginkan uranium yang diperkaya."

Sebagai informasi tambahan, sebelumnya telah diberitakan bahwa Donald Trump sempat menunda serangan militer yang diancamkan terhadap pembangkit listrik dan situs energi Iran selama lima hari. Keputusan tersebut, yang diumumkan Trump melalui platform Truth Social dengan huruf kapital, didasarkan pada "nada dan isi" diskusi yang ia sebutkan. Mengutip laporan dari CNN, Trump menyatakan, "Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat, dan negara Iran, telah mengadakan, selama dua hari terakhir, percakapan yang sangat baik dan produktif mengenai penyelesaian lengkap dan total atas permusuhan kita di Timur Tengah."

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Penerbangan New York Mendadak Lumpuh

23-03-2026 - 23.45

Perubahan Besar di Selat Hormuz

23-03-2026 - 23.15

Kim Jong Un Kembali Pimpin Korea Utara Apa Rencananya

23-03-2026 - 23.00

Filipina Kembali Pakai BBM Lama

23-03-2026 - 21.45

AS Bongkar Taktik Baru Iran Targetkan Sipil

23-03-2026 - 21.30

Kapal Induk Raksasa AS Mendadak Ditarik dari Timur Tengah

23-03-2026 - 21.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.