Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Tragedi Jumat Berdarah Guncang Islamabad
Trending Indonesia

Tragedi Jumat Berdarah Guncang Islamabad

GunawatiBy Gunawati06-02-2026 - 21.15Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Tragedi Jumat Berdarah Guncang Islamabad
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sebuah serangan bom bunuh diri yang mengguncang Masjid Imam Bargah Qash-e-Khadijatul Kubra di Islamabad, Pakistan, telah merenggut setidaknya 31 nyawa dan melukai 131 lainnya. Insiden tragis ini terjadi tepat setelah pelaksanaan salat Jumat, pada Jumat (6/2/2026), dengan jumlah korban yang diperkirakan masih bisa bertambah. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, ledakan dahsyat tersebut menyisakan duka mendalam bagi ibu kota Pakistan.

Menurut keterangan dari sumber keamanan yang diperoleh AFP, pelaku bom bunuh diri berhasil dihentikan di gerbang masuk masjid sebelum ia meledakkan dirinya. Upaya pencegahan tersebut sayangnya tidak mampu menghindari jatuhnya banyak korban.

Tragedi Jumat Berdarah Guncang Islamabad
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hingga kini, belum ada satu pun kelompok teror yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan keji ini. Namun, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dengan tegas menyatakan komitmennya untuk menemukan dalang di balik ledakan tersebut dan menyeret mereka ke meja hijau.

Insiden ini menandai serangan paling mematikan yang melanda ibu kota Pakistan sejak September 2008, ketika sebuah bom truk bunuh diri menghancurkan sebagian hotel bintang lima Marriott dan menewaskan 60 orang. Peristiwa Jumat kelabu ini kembali membuka luka lama akan ancaman terorisme di negara tersebut.

Pemandangan mengerikan terlihat di Institut Ilmu Kedokteran Pakistan, tempat para jurnalis AFP menyaksikan korban berdatangan. Banyak di antaranya, termasuk anak-anak, dibawa masuk dengan tandu atau ditopang karena luka di lengan dan kaki mereka. Petugas medis dibantu warga sekitar tanpa henti menurunkan korban dengan pakaian berlumuran darah dari ambulans dan berbagai kendaraan, bahkan ada yang tiba di bagasi mobil, menunjukkan kepanikan dan urgensi situasi.

Wakil Perdana Menteri Ishaq Dar mengutuk keras serangan ini, menyebutnya sebagai "kejahatan keji terhadap kemanusiaan dan pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip Islam." Melalui unggahan di platform X, Dar menegaskan bahwa "Pakistan bersatu melawan terorisme dalam segala bentuknya," mengirimkan pesan kuat tentang tekad bangsa menghadapi ancaman ini.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Trump Sebut Iran Takut Mati Jika Berunding

26-03-2026 - 10.15

Israel Terus Maju Hizbullah Tolak Menyerah

26-03-2026 - 10.00

Iran Buka Hormuz Siapa Saja Boleh Lewat Kecuali Ini

26-03-2026 - 07.15

Trump Sodorkan Gencatan Senjata Iran Beri Balasan Menohok

26-03-2026 - 07.00

Beirut Utara Geger Ledakan Misterius

26-03-2026 - 03.45

Mencekam Rudal Iran Hantam Dekat Tel Aviv

26-03-2026 - 03.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.