Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Tiongkok Eksekusi Mati Otak Penipuan Online Lintas Negara
Trending Indonesia

Tiongkok Eksekusi Mati Otak Penipuan Online Lintas Negara

GunawatiBy Gunawati02-02-2026 - 16.00Tidak ada komentar3 Mins Read5 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Tiongkok Eksekusi Mati Otak Penipuan Online Lintas Negara
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beijing mengumumkan langkah tegas dalam memerangi kejahatan siber lintas batas. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, otoritas Tiongkok baru-baru ini mengeksekusi mati empat individu yang diidentifikasi sebagai pemimpin sindikat penipuan daring (online scam) yang beroperasi dari Myanmar. Tindakan keras ini menandai eksekusi kedua yang dilakukan Beijing dalam kurun waktu kurang dari seminggu, menggarisbawahi komitmen serius negara tersebut dalam menumpas jaringan kejahatan telekomunikasi.

Langkah eksekusi ini merupakan bagian dari gelombang penindakan yang lebih luas oleh Tiongkok terhadap sindikat penipuan telekomunikasi lintas negara. Pengadilan Rakyat Shenzhen, dalam rilis resminya yang dikutip oleh internationalmedia.co.id pada Senin (2/2/2026), mengonfirmasi pelaksanaan hukuman mati terhadap empat terpidana yang terafiliasi dengan "kelompok kriminal keluarga Bai".

Tiongkok Eksekusi Mati Otak Penipuan Online Lintas Negara
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kejahatan yang dilakukan oleh kelompok ini sangat beragam dan kejam. Menurut Pengadilan Rakyat Shenzhen, mereka terlibat dalam serangkaian pelanggaran hukum serius, termasuk penipuan berskala besar, pembunuhan berencana, penganiayaan, penculikan, pemerasan, hingga prostitusi paksa. Salah satu terpidana, Bai Yingcang, bahkan terbukti berkolusi dalam penjualan dan produksi metamfetamin dalam jumlah fantastis, sekitar 11 ton.

Sindikat ini diketahui mengoperasikan beberapa pusat penipuan di Kokang, wilayah utara Myanmar. Operasi mereka tidak hanya merugikan secara finansial, namun juga menyebabkan kematian enam warga negara Tiongkok dan melukai banyak korban lainnya. Keempat gembong kejahatan ini sendiri telah divonis hukuman mati pada November tahun lalu.

Sementara itu, terpidana kelima, Bai Suocheng, yang juga divonis mati sebagai salah satu pemimpin sindikat, dilaporkan meninggal dunia karena sakit setelah putusan dijatuhkan pada November lalu. Modus operandi sindikat ini melibatkan pembangunan kompleks penipuan yang canggih, memikat korban melalui hubungan asmara palsu atau janji investasi mata uang kripto yang menggiurkan. Fenomena ‘scam farm’ semacam ini telah menjamur di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Kamboja dan area perbatasan Myanmar yang dikenal rawan hukum.

Awalnya, target utama para penipu ini adalah penutur bahasa Mandarin. Namun, seiring waktu, jaringan kriminal di balik sindikat ini memperluas jangkauan operasinya ke berbagai bahasa, berhasil mencuri miliaran dolar AS dari korban di seluruh dunia. Mereka memanfaatkan ribuan pekerja asing, baik yang direkrut secara sukarela maupun yang menjadi korban perdagangan manusia, untuk menjalankan skema penipuan masif ini.

Selama beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah secara signifikan meningkatkan kerja sama dengan pemerintah negara-negara di Asia Tenggara untuk memberantas kejahatan ini. Ribuan individu telah ditangkap dan diekstradisi untuk menghadapi proses hukum di Tiongkok, yang dikenal dengan sistem peradilannya yang ketat. Pengumuman eksekusi mati empat gembong sindikat ini datang hanya berselang beberapa hari setelah Pengadilan Kota Wenzhou, Tiongkok timur, melaporkan eksekusi 11 orang lainnya yang terlibat dalam operasi penipuan telekomunikasi serupa yang terafiliasi dengan "kelompok kriminal keluarga Ming".

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Ribuan Nyawa Melayang di Lebanon Israel Terus Menyerang

27-03-2026 - 03.15

Trump Ungkap Strategi Berani Rebut Minyak Iran

27-03-2026 - 03.00

Terkuak Angka Fantastis Pengungsi Iran Lebanon

26-03-2026 - 23.00

Mantan Presiden Venezuela Siap Hadapi Sidang Penentu di New York

26-03-2026 - 21.45

Trump Beri Ultimatum Iran Waktu Habis

26-03-2026 - 21.30

Selat Hormuz Terbuka untuk Malaysia Indonesia Menanti

26-03-2026 - 21.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.