Internationalmedia.co.id – News – Bahrain mengonfirmasi adanya serangan drone dan rudal dari Iran yang menyebabkan kerusakan serius pada fasilitas desalinasi air vital mereka. Insiden ini juga mengakibatkan tiga warga sipil terluka dan merusak sebuah gedung universitas. Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan bahwa ini adalah "agresi Iran" yang menargetkan infrastruktur sipil.
Dalam pernyataan resminya, yang dikutip oleh AFP pada Minggu (8/3/2026), Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengungkapkan bahwa serangan drone Iran telah menghantam sasaran sipil tanpa pandang bulu, mengakibatkan kerusakan material pada fasilitas pengolahan air laut. Kerusakan ini berpotensi mengganggu pasokan air bersih di negara tersebut, mengingat pentingnya pabrik desalinasi dalam memenuhi kebutuhan air di wilayah tersebut.

Tidak hanya itu, tiga orang dilaporkan mengalami cedera akibat serpihan rudal Iran yang berjatuhan di wilayah Bahrain. Pecahan proyektil tersebut juga merusak sebuah bangunan universitas yang berlokasi di Muharraq, sebuah area pulau di barat laut Manama. Pihak berwenang Bahrain mengecam keras tindakan ini sebagai "agresi terang-terangan" yang mengancam keselamatan warga dan infrastruktur sipil.
Serangan ini terjadi setelah Teheran sebelumnya melayangkan tuduhan bahwa Amerika Serikat telah menyerang salah satu pabrik desalinasi miliknya sendiri, dengan menggunakan pangkalan yang berada di Bahrain sebagai titik awal serangan. Tuduhan ini diduga menjadi pemicu di balik aksi balasan Iran, meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk.

