Skandal yang mengguncang Korea Selatan terungkap. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa Kim Keon Hee, mantan Ibu Negara Korsel, resmi didakwa atas sejumlah tuduhan serius. Perempuan berusia 52 tahun itu kini menghadapi dakwaan penyuapan, manipulasi pasar saham, dan penerimaan hadiah mewah.
Tim jaksa khusus Korea Selatan mengumumkan dakwaan tersebut pada Jumat (29/8). Kim Keon Hee, istri mantan Presiden Yoon Suk Yeol, diduga terlibat dalam skema manipulasi saham yang meraup keuntungan lebih dari 810 juta Won (sekitar Rp 9,5 miliar). Saham Deutsch Motors, dealer BMW di Korsel, menjadi pusat perhatian dalam kasus ini.

Selain itu, mantan Ibu Negara tersebut juga dituduh menerima hadiah mewah senilai 80 juta Won (sekitar Rp 946,7 juta) dari Gereja Unifikasi. Hadiah tersebut, termasuk kalung berlian, diduga diberikan sebagai imbalan atas bantuan yang belum diungkapkan secara detail oleh pihak jaksa.
Lebih mengejutkan lagi, Kim Keon Hee diduga berkolusi dengan suaminya, Yoon Suk Yeol, untuk mendapatkan layanan pemungutan suara gratis senilai sekitar 270 juta Won (sekitar Rp 3,1 miliar) dari seorang broker politik. Jaksa menuntut penyitaan aset senilai 1,03 miliar Won (sekitar Rp 11,9 miliar) yang diduga merupakan hasil kejahatan.
Setelah didakwa, Kim Keon Hee menyampaikan permintaan maaf dan berjanji untuk tidak membuat alasan selama persidangan. Baik Kim Keon Hee maupun Yoon Suk Yeol saat ini mendekam di penjara. Yoon Suk Yeol sendiri tengah diadili atas tuduhan pemberontakan dan tuduhan lainnya menyusul penggulingannya pada April lalu. Kasus ini terus menjadi sorotan dan perkembangannya akan dinantikan publik.

