Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Sikap Tak Terduga Irak Pasca Kematian Tokoh Penting
Trending Indonesia

Sikap Tak Terduga Irak Pasca Kematian Tokoh Penting

GunawatiBy Gunawati02-03-2026 - 03.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Sikap Tak Terduga Irak Pasca Kematian Tokoh Penting
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News Baghdad – Pemerintah Irak mengambil langkah mengejutkan dengan mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional. Keputusan ini diambil menyusul kabar duka atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali al-Husseini al-Khamenei, yang tewas dalam serangan yang diklaim dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Pengumuman ini disampaikan pada Minggu (1/3/2026), menunjukkan solidaritas Baghdad terhadap Teheran di tengah ketegangan regional yang memanas.

Juru Bicara Pemerintah Irak, Bassem Al-Awadi, dalam pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Irak (INA) seperti dilansir Al-Jazeera, menyampaikan belasungkawa mendalam. "Dengan kesedihan dan dukacita yang mendalam, kami menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran yang terhormat dan seluruh umat Islam atas kemartiran ulama dan mujahid, Pemimpin Tertinggi, Yang Mulia Ayatollah Sayyid Ali al-Husseini al-Khamenei, yang kami anggap sebagai salah satu tokoh utama keluarga Nabi," ujar Al-Awadi.

Sikap Tak Terduga Irak Pasca Kematian Tokoh Penting
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tak hanya itu, Baghdad juga mengecam keras serangan yang merenggut nyawa Khamenei. Irak menganggap insiden tersebut sebagai "agresi terang-terangan dan tindakan tercela yang melanggar semua norma kemanusiaan dan moral, serta jelas melanggar hukum dan konvensi internasional." Sikap ini menegaskan posisi Irak yang menolak intervensi militer dan kekerasan di kawasan.

Kematian Khamenei pada Sabtu (28/2) lalu dalam serangan yang disebut-sebut dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran, telah memicu gelombang duka dan kemarahan di seluruh Timur Tengah. Sebagai respons, Iran segera mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan menetapkan tujuh hari sebagai libur nasional untuk menghormati kepergian pemimpin spiritual mereka.

Lebih lanjut, Teheran juga meluncurkan serangkaian serangan balasan yang menargetkan 27 pangkalan militer AS di berbagai wilayah Arab. Salah satu pangkalan Amerika Serikat yang menjadi sasaran serangan balasan Iran dilaporkan berada di wilayah Irak, menambah kompleksitas dinamika keamanan di kawasan tersebut. Langkah Irak untuk berkabung nasional ini menjadi sinyal kuat tentang kedekatan hubungan kedua negara dan dampak luas dari insiden tragis ini terhadap stabilitas regional.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Geger Siapa Pengganti Khamenei

02-03-2026 - 03.45

Markas Utama Iran Runtuh Klaim AS Mengguncang

02-03-2026 - 03.30

Iran Tembak Jatuh Drone Kapal Induk Kena Hantam

02-03-2026 - 03.00

Ribuan Bom Israel Hantam Iran Sekolah Hancur

01-03-2026 - 23.45

Pembalasan Iran Hantam Jantung Kekuatan AS

01-03-2026 - 23.30

Dua Pilar Pertahanan Iran Gugur Ini Profil Mereka

01-03-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.