Internationalmedia.co.id – News – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan telah melancarkan serangan drone yang menargetkan pusat data Amazon Web Services (AWS) di Bahrain. Insiden ini menyebabkan gangguan signifikan pada infrastruktur dan layanan aplikasi penyedia cloud raksasa tersebut.
Menurut laporan dari kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Iran, serangan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana pusat-pusat data tersebut mendukung kegiatan militer dan intelijen yang dianggap musuh oleh Iran. Ini menandai eskalasi baru dalam ketegangan regional yang kini merambah ke ranah infrastruktur digital.

Pihak Amazon Web Services mengonfirmasi adanya serangan drone di dekat salah satu fasilitasnya di Bahrain. Mereka menyatakan bahwa serangan tersebut telah menyebabkan "dampak fisik pada infrastruktur kami." Tidak hanya di Bahrain, drone Iran juga dilaporkan menargetkan dua fasilitas Amazon di Uni Emirat Arab.
AWS merinci dampak dari serangan tersebut, menyatakan bahwa insiden ini telah menyebabkan kerusakan struktural, mengganggu pengiriman daya ke infrastruktur mereka, dan dalam beberapa kasus memicu kebakaran yang memerlukan upaya pemadaman. Proses pemadaman api ini, pada gilirannya, mengakibatkan kerusakan air tambahan pada fasilitas.
Fars lebih lanjut melaporkan bahwa serangan ini merupakan bagian dari operasi terbaru IRGC yang menargetkan pusat data Amazon di Dubai dan sejumlah pusat strategis lainnya di kawasan tersebut. Insiden ini menyoroti kerentanan infrastruktur digital global di tengah konflik geopolitik yang memanas, di mana entitas non-militer pun dapat menjadi sasaran strategis.

